Jumat, 31 Mei 2013

Role of Fisheries Sector in Supporting Poverty Alleviation



Fishery commodities play an important role in reducing poverty, hunger and malnutrition. This sector serves as the sources of employment, income, food, and foreign exchange in international trade. In 2010, Indonesian fishery sector absorbed 54.8 million workers and sustain the lives of 660-820 million people. Asia accounts for over 60 percent of world fish production and the majority come from small and medium micro enterprises.

"128 million tons of fish is directly consumed as food, helping to reduce hunger, poverty and malnutrition in the world. The world consumption of fish is on average 18.4 kilograms per capita and 47 percent of fish production comes from aquaculture," said Director of Fisheries and Aquaculture Resources Division, Food and Agriculture Organization (FAO), Prof. Indroyono Soesilo in the Stadium Generale 'World Fisheries and Aquaculture Development and Position of Indonesian Fisheries', Saturday (25/5) at Bogor Agricultural University (IPB) Darmaga.

This activity, organized by the Faculty of Fisheries and Marine Sciences (FPIK-IPB), is part of a series of activities in IPB 50th  Anniversary. Unfortunately over the last ten production of capture fish has decreased .

"We can now expect aquaculture businesses to increase fush production," said Director of FAO of the first Indonesian origin. 

Moreover, Prof. Indroyono said, to maintain a sustainable development of aquaculture and capture fisheries we must conserve marine biodiversity and ecosystems, maximize the utilization of fish-based food and optimize socio-economic benefits for the community.

"We also have to optimize marine biological resources other than fish like seaweed as raw material for medicines, food, cosmetics, biotechnology, textiles, ceramics and so on," he emphasized. (Mtd)

Source : http://news.ipb.ac.id/news/en/6b91d819daffb3d30d501f460cc5441a/role-of-fisheries-sector-in-supporting-poverty-alleviation.html

Jumat, 22 Februari 2013

Mengenal Rumpon



Mengenal Rumpon 

Dalam operasi penangkapan ikan, tentunya akan lebih mudah apabila nelayan tidak perlu repot-repot mencari daerah penangkapan ikan (fishing ground) sehingga menghemat waktu, energy dan biaya. Pada umumnya kapal-kapal perikanan akan berangkat dari pelabuhan pangakalan (fishing base) menuju daerah penangkapan ikan (fishing ground) untuk mencari gerombolan (schooling) ikan dengan menggunakan alat bantu seperti fish finder, radar, sonar dan alat akustik lainnya serta pengalaman dan petunjuk alam yang dimiliki oleh nelayan itu sendiri. 

Bicara pengalaman dan petunjuk alam, biasanya dalam sebuah kapal penangkap ikan ada seorang nelayan yang bergelar “fishing master” yang bertugas untuk menentukan dimana lokasi penangkapan ikan. Karena keahlian, pengalaman dan bakat yang dimilikinya, maka ia diberikan kepercayaan untuk menentukan keberadaan fishing ground tersebut. tugas seorang fishing master saat ini sudah terbantukan dengan adanya fish finder dan alat akustik lainnya dalam mencari fishing ground, namun pada kapal-kapal perikanan tradisional mereka masih menggunakan feeling mereka serta petunjuk alam. 

Nah, bicara kembali dalam operasi penangkapan ikan, tentunya akan lebih hemat energi dan waktu jika ada kita bisa membuat atau menentukan fishing ground sendiri, sehingga tidak perlu banyak upaya untuk mencari schooling ikan yaitu dengan menggunakan alat bantu pengumpul ikan berupa rumpon (Bahasa Filipina: payaw). Rumpon tidak termasuk alat penangkap ikan, namun tergolong dalam alat bantu pengumpul ikan (Fish Aggregating Device/FAD) yang berfungsi untuk menarik perhatian ikan, sehingga ikan akan berkumpul di daerah sekitar rumpon. Umumnya alat-alat tangkap yang memanfaatkan rumpon adalah pukat cincin (purse seine), lampara dasar, payang, dogol, pukat ikan dan pancing. 

Rumpon menarik perhatian ikan dengan cara memanfaatkan tingkah laku ikan itu sendiri karena ikan akan berkumpul didaerah sekitar rumpon untuk berlindung (shelter), mencari makan (feeding ground) dan mungkin saja mencari pasangannya (dating place), hehehe..just kidding. 

Berdasarkan posisi pemasangannya, rumpon diklasifikasikan menjadi dua, yaitu :
  1. Rumpon dasar (untuk mengumpulkan ikan-ikan demersal) dan 
  2. Rumpon permukaan/kolom perairan (untuk mengumpulkan ikan-ikan pelagis). 


Sedangkan berdasarkan kedalaman laut pemasangan rumpon tersebut, diklasifikasikan menjadi:
  1. Rumpon laut dangkal (<200m li="">
  2. Rumpon laut dalam (>200 M). 


Material rumpon bisa terbuat dari bahan-bahan alami yang bersifat organik dan disukai ikan, seperti pelepah kelapa dan ada juga yang terbuat dari bahan sintetis seperti jaring bekas atau pita plastik untuk rumpon-rumpon modern. Konstruksi rumpon itu sendiri cukup sederhana, terdiri dari: 
  1. Pelampung, yang berfungsi sebagai penanda, pada rumpon tradisional biasanya terbuat dari bambu yang dirangkai seperti rakit, rangkaian blong plastik, bahkan ada juga yang membuat seperti rumah-rumahan di atasnya. Sedangkan pada rumpon-rumpon modern pelampungnya menggunakan rangkaian drum bekas oli yang dilapisi fiberglass dan pelat besi yang dibuat seperti torpedo atau ponton. 
  2. Tali payaw, biasanya terbuat dari rantai, tali baja (wire rope), atau tali polyethylene(PE). 
  3. Atraktor, bisa terbuat dari bahan-bahan alami seperti daun kelapa ataupun bahan-bahan artificial seperti jaring bekas dan pita plastik yang berfungsi sebagai tempat berkumpulnya ikan. 
  4. Jangkar atau pemberat, berfungsi agar rumpon tenggelam di dalam air dan mencegah rumpon hanyut terbawa arus. Bahan untuk pemberat biasanya terbuat dari beton cor atau drum yang dicor semen. 

 Gambar konstruksi rumpon dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
  Sumber gambar: BBPPI semarang 

 Bagaimana dengan perizinan pemasangan rumpon? 

Saat ini pemasangan rumpon-rumpon tradisional ataupun modern masih banyak yang belum memperoleh ijin dari pemerintah yang berwenang. Padahal aturan untuk pemasangan rumpon sudah jelas diatur dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP. 30/MEN/2004 tentang Pemasangan dan Pemanfaatan Rumpon. Dalam Kepmen tersebut, disebutkan pada pasal 3 bahwa “perorangan atau perusahaan berbadan hukum yang akan memasang rumpon wajib terlebih dahulu memperoleh izin”, izin tersebut diberikan oleh: 
  1. Bupati/Walikota atau pejabat yang bertanggung jawab di bidang perikanan, untuk pemasangan rumpon di wilayah perairan 2 mil laut sampai dengan 4 mil laut; 
  2. Gubernur atau pejabat yang bertanggung jawab di bidang perikanan, untuk pemasangan rumpon di wilayah perairan di atas 4 mil laut sampai dengan 12 mil laut; 
  3. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap atau pejabat yang ditunjuk, untuk pemasangan rumpon di wilayah perairan di atas 12 mil laut dan ZEE Indonesia; 


Kenapa Perlu Izin Untuk Pemasangan Rumpon? 

Tentunya kita sebagai masyarakat awam akan bertanya-tanya, kenapa perlu ada ijin dalam pemasangan rumpon? Padahal kan pemerintah tidak akan tahu seandainya kita akan memasang rumpon. Nah, sebagai masyarakat perikanan yang arif dan bijak, kita harus mengetahui bahwa pemberian izin tersebut bertujuan untuk pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Pemberian izin rumpon tidak akan dberikan jika pemasangan rumpon tersebut menggangu alur pelayaran, jarak pemasangannya yang terlalu dekat antara rumpon yang satu dengan yang lainnya (Min. 10 Mil laut). 

Pemberian izin rumpon harus memperhatikan daya dukung sumber daya ikan dan lingkungannya. Tak jarang, pemasangan rumpon ini menimbulkan banyak konflik, seperti rumpon yang ditabrak oleh kapal-kapal niaga atau perikanan lainnya yang melintas di perairan tempat pemasangan rumpon. Untuk menghindari konflik-konflik tersebut serta demi menjaga kondisi sumber daya ikan agar lestari, sudahkan anda melaporkan rumpon anda? Karena apabila tidak ada izin pemasangan maka akan dikenakan sanksi pembongkaran rumpon dan sanksi administratif berupa pembekuan Izin Usaha Perikanan (IUP) dan pencabutan Surat izin Penangkapan Ikan (SIPI).

Jumat, 11 Januari 2013

Mengenal Mesin Kapal Perikanan


Salah satu komponen yang terpenting dalam satu kesatuan armada penangkapan ikan adalah kapal perikanan. Selain dari, alat tangkap, alat bantu, dan nelayan itu sendiri. Kapal merupakan sebuah benda apung yang memerlukan sebuah sistem penggerak untuk dapat berlayar atau melaju di perairan. Sistem penggerak itu sendiri terdiri dari 1) Sumber penggerak (Prime Mover), baik yang bersumber dari alam (angin) maupun dari mesin atau bisa juga tenaga manusia itu sendiri, dan 2)Alat Penggerak (Propulsor) seperti layar, propeller atau dayung. Dalam postingan kali ini saya akan membahas sistem penggerak denga tenaga mesin saja. Tentunya bagi kita yang bekerja di bidang perikanan khususnya perikanan laut sudah tentu sering melihat mesin kapal. Untuk menambah wawasan mari kita bedah apa itu sebenarnya mesin kapal dan apa saja jenis mesin yang digunakan pada kapal-kapal perikanan.

Secara sederhana, berdasarkan desain atau peruntukkannya, mesin kapal dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

1. Marine Diesel Engine/Mesin Kapal (Marine Use)
Marine Diesel Engine adalah tipe mesin yang memang didesain dan diperuntukkan penggunaannya untuk  kapal laut dalam hal ini kapal perikanan. Bahan bakar untuk jenis mesin ini menggunakan bensin dan solar. Pada umumnya kapal-kapal perikanan modern sudah menggunakan jenis mesin ini.

2. Marinized Engine/Mesin Darat (Automotive Diesel Engine & Stationary Diesel Engine)
Untuk Marinized Engine ini sebenarnya adalah mesin darat/otomotif yang dimodifikasi agar dapat digunakan pada kapal perikanan yang beroperasi di laut. Pada umumnya mesin-mesin yang dimodifikasi adalah seperti motor diesel darat (non-automotive) yang biasa digunakan untuk pembangkit tenaga listrik/generator, mesin bubut atau potong rumput (Stationery Diesel Engine) dan mesin diesel darat yang biasa digunakan pada kendaraan-kendaraan darat, seperti mobil, truk, bis dan lain sebagainya (Automotive Diesel Engine). Beberapa modifikasi yang dilakukan biasanya pada sistem transmisi dan sistem pendingin mesin. Adapun bahan bakar untuk mesin ini umumnya menggunakan bahan bakar solar. Mesin tipe ini pada umumnya digunakan pada kapal-kapal perikanan skala kecil/tradisional.

Sedangkan berdasarkan tata letaknya, mesin kapal dikategorikan sebagai berikut:

1. Inboard Type(Motor Dalam)
Dikatakan mesin inboard karena mesin ini terletak dalam lambung kapal (kasko) atau dibawah geladak dan terpasang duduk pada pondasi mesin sehingga propeller shaft menembus dinding lambung kapal (linggi baling-baling).

2. Outboard Type (Motor Luar)
Dikatakan mesin outboard karena mesin ini tidak terletak di dalam lambung kapal,  atau secara kasat mata pun kita dapat melihatnya langsung tanpa mesti repot-repot turun ke ruang mesin seperti mesin inboard. Biasanya mesin outboard ini terpasang duduk pada transom buritan kapal atau pada salah satu sisi bulwark atau di atas geladak buritan kapal sehingga propeller shaft tidak menembus dinding lambung kapal.

Sekian dulu penjelasan mengenai jenis-jenis mesin kapal, semoga bermanfaat dan membantu bagi anda yang awam dalam hal perikanan.

Jumat, 04 Januari 2013

Mari Menabung Dengan Cara yang Benar

Tak sengaja pagi ini saya membaca sebuah artikel di yahoo, dan saya pikir cukup menarik dan perlu saya share juga sebagai reminder bagi saya. Walaupun saya cuma copas, karena akhir-akhir ini masih sibuk dengan pekerjaan, saya harap dapat bermanfaat bagi kita semua. Ok..gak usah panjang lebar, silahkan dinikmati.

Mendengar kata "menabung", banyak orang yang otomatis mengasosiasikannya dengan gaya hidup hemat. Akhir-akhir ini malah kata menabung dan berhemat malah kadang berkonotasi negatif karena cenderung terkesan serba pelit terhadap segala sesuatu. Tetapi menabung bukan hanya sekedar hidup hemat. 

It’s so much more than just spending less money. So let’s try a new perspective:
 menabung adalah cara kita ‘membayar’ diri sendiri di masa depan dengan menyisihkan sebagian pendapatan kita hari ini. Menabung bukan lagi merupakan celengan yang hanya diisi uang receh dari sisa-sisa belanja atau rekening dengan saldo yang naik turun karena ada ATM yang memungkinkan kita menarik dana setiap saat.  

Idealnya, menabung menjadi fokus utama. Jangan menunggu sisa penghasilan untuk ditabungkan, karena di masa yang akan datang kita pasti akan membutuhkan dana yang kita sisihkan saat ini.

Memang pada kenyataannya, seringkali hal ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Banyak sekali tantangan menabung, antara lain menetukan berapa yang harus kita tabung, apakah produk yang tepat untuk digunakan, dan bagaimana memastikan uang yang sudah kita sisihkan tidak kita sabotase dikemudian hari. 

Jadi, bagaimanakah cara yang tepat untuk mulai menyusun tujuan finansial yang realistis dan mengoptimalkan uang yang kita miliki? Berikut langkah-langkahnya:

1. Pilah-pilah utangmu

Berapa banyak penghasilan Anda setiap bulan yang digunakan untuk membayar utang? Ini dapat menyadarkan Anda bahwa melunasi utang adalah cara yang paling sederhana agar Anda bisa menabung lebih banyak. Pada sebagian orang, rasio utang terhadap pendapatan berbanding terbalik dengan rasio menabung terhadap pendapatan. Singkatnya, semakin besar cicilan utang, semakin kecil uang yang ditabung untuk kebutuhan nanti. 

Maka, tuliskan semua utang Anda dan pisahkan utang produktif seperti KPR, KPM, KPA, dan utang usaha, dengan uutang non produktif seperti cicilan kartu kredit. Sedapat mungkin, lunasi utang kartu kredit Anda. Sadari bahwa Anda sedang belajar menabung untuk masa depan dan Anda dapat menabung lebih besar jika Anda tidak perlu membayar berbagai macam cicilan utang berikut bunganya.

2. Bangun dana darurat
Satu-satunya alasan yang dapat membuat Anda menunda pelunasan utang adalah untuk membangun dana darurat Anda. Besarnya dana ini berkisar antara 4 – 12 kali dari pengeluaran Anda per bulan. Hitung kebutuhan Anda dan mulailah menabung untuk mencapainya. Membangun dana darurat dapat menjadi latihan awal Anda untuk membiasakan diri Anda menabung dengan disiplin.  

3. "Tujuan lo apa?"
...adalah pertanyaan yang menjadi trademark Ligwina Hananto, CEO QM Financial, untuk menggambarkan bahwa menabung perlu tujuan. Selain untuk membantu Anda menentukan produk yang sesuai, tujuan inilah yang nantinya membatasi diri Anda ketika Anda tergoda untuk menyabotase dana yang sudah Anda tabung. 

Jika Anda menyabotase dana pensiun, maka Anda tidak akan dapat mempertahankan gaya hidup Anda sekarang saat sudah pensiun nanti. Jika Anda menyabotase dana liburan, maka Anda hanya dapat gigit jari ketika teman-teman Anda sibuk meng-update foto liburan mereka di Facebook. Jika Anda menyabotase dana uang muka rumah, maka untuk seterusnya Anda akan tinggal dengan orangtua atau mertua, dan seterusnya. 

Maka tentukan tujuan finansial Anda dan jangan lupa untuk menentukan jangka waktu realistis yang  dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut agar Anda fokus dan semangat mencapainya. 

Untuk tujuan jangka pendek, hal ini mudah dilakukan karena Anda hanya perlu mencari angkanya dan menabung secara rutin untuk mencapainya. Untuk tujuan jangka panjang seperti dana pensiun atau dana kuliah anak, Anda perlu memperhitungkan faktor inflasi ke dalam perhitungan Anda. Ada baiknya Anda belajar mengenai produk-produk investasi agar dana yang berhasil Anda tabung dikelola dengan optimal.

4. A journey of a thousand miles begins with a single step
Sekarang selalu merupakan saat yang baik untuk mulai menabung. Jika Anda tidak segera memulai, dana pensiun, dana liburan, dana pendidikan, dan dana-dana untuk tujuan finansial Anda lainnya tidak akan terkumpul dengan sendirinya. Sadarilah bahwa untuk mencapai kebebasan finansial yang selama ini Anda idamkan, ada proses panjang yang harus Anda lalui. 

Tidak usah terlalu stress memikirkan jika Anda gagal menabung bulan ini. Niatkan saja bahwa Anda akan lebih baik pada saat gajian berikutnya.


www.qmfinancial.com


Sumber: http://id.she.yahoo.com/mari-menabung-dengan-cara-yang-benar.html

Rabu, 29 Agustus 2012

Tips Install Ulang PC atau Notebook


Mungkin sering kali kita mengalami masalah dengan PC atau notebook yang mengharuskan untuk install ulang sebagai jalan keluar terakhirnya. Ada baiknya sebelum anda menginstall ulang PC anda, sebaiknya anda simak beberapa hal berikut ini yang mungkin membantu anda,

  1. Bila anda terpaksa harus menginstall ulang PC atau notebook anda, perhatikan baik-baik dokumen yang tersimpan di dalam drive sistem anda (biasanya Drive C, tergantung anda waktu menginstallnya dulu), karena setelah install ulang, dokumen atau file-file di drive tersebut akan terhapus. Jadi, sebaiknya selamatkan dulu data-data yang menurut anda penting dan saran dari saya sebaiknya anda jangan menaruh file-file penting di drive C/system anda.
  2. Persiapkan driver-driver yang mendukung PC atau notebook anda. Untuk Windows 7 yang saat ini sudah beredar, biasanya sudah otomatis menginstall driver di PC anda (audio, video, LAN, dll), namun bila anda menginstall notebook anda, mungkin anda harus persiapkan CD driver yang disertakan ketika anda membeli dari toko karena untuk notebook biasanya harus menginstall driver tersendiri agar fitur-fitur seperti audio, video, LAN, WiFi dan lainnya dapat berjalan lancar. Namun bagaimana bila CD driver anda hilang, tenang saja anda dapat mencari driver tersebut di website vendor merk notebook anda. Bila laptop anda merupakan model-model terbaru masih mudah untuk mencarinya, namun bila laptop anda model-model lama, anda harus berusaha extra untuk mencarinya.
  3. Bila anda malas mencari di internet atau karena jaringan internet anda tidak mendukung untuk mendownload semua file driver yang ada, ada kemudahan untuk itu. Anda dapat menggunakan softaware untuk memback-up semua driver hardware dari PC atau notebook anda menggunakan software "Driver Genius Professional". Serahkan saja urusan back up driver PC atau notebook anda, dan anda tidak usah repot-repot mencari driver yang diperlukan di internet. Software keluaran driver-soft.inc ini memang dapat diandalkan untuk urusan update, back-up dan restore driver PC, notebook, printer, ataupun hardware lainnya yang terinstalasi di dengan PC atau notebook anda. Tentu semua itu dapat berjalan lancar bila sebelum install ulang, PC atau notebook anda masih bisa berjalan normal untuk menginstall software ini, jika tidak terpaksa anda harus berusaha extra keras lagi. Saran saya, pencegahan itu lebih baik daripada penginstalan, jadi pastikan bila anda sudah menginstall ulang, jangan lupa untuk menginstal software ini dan back up lah driver anda.
  4. Bila anda sudah yakin akan menginstal ulang dengan segala konsekuensinya, silahkan lakukan instal ulang dan jangan lupa untuk membuat list software-software apa saja yang akan anda instal kembali untuk memudahkan anda. Beberapa software wajib yang ada mungkin seperti Anti virus, Microsoft Office, software pemutar audio dan video, PDF reader, dan lain sebagainya tergantung kebutuhan anda.
Sekian tips dari saya, semoga membantu anda yang awam dalam masalah komputer. Thanks!

Selasa, 28 Agustus 2012

MENGENAL WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA



MENGENAL WILAYAH PENGELOLAAN PERIKANAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia atau sering disingkat dengan WPP NRI merupakan wilayah pengelolaan perikanan untuk penangkapan ikan, konservasi, penelitian, dan pengembangan perikanan yang meliputi perairan pedalaman, perairan kepulauan, laut territorial, zona tambahan, dan zona ekonomi ekslusif Indonesia (ZEEI).

Penentuan WPP-NRI yang sebelumnya berdasarkan pada daerah tempat ikan hasil tangkapan didaratkan di pelabuhan perikanan yang terbagi kedalam 9 WPP-NRI, sebagai berikut:
  1. Selat Malaka meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.
  2. Laut Cina Selatan meliputi Provinsi Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat.
  3. Laut Jawa meliputi Provinsi Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Ja.wa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.
  4. Laut Flores dan Selat Makassar meliputi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.
  5. Laut Banda meliputi Provinsi Maluku.
  6. Laut Arafura meliputi Laut Aru, dan Laut Timur Timor meliputi Provinsi Papua.
  7. Laut Seram dan Teluk Tomini meliputi Teluk Tomini dan Laut Seram meliputi Provinsi Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.
  8. Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik meliputi Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, Papua dan Kalimantan Timur.
  9. Samudera Hindia meliputi Provinsi Aceh,Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Penentuan WPP-NRI berdasarkan metode ini sudah tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan perikanan terkait pemantauan potensi sumberdaya ikan. Hal itu dikarenakan dasar dalam penentuan 9 (Sembilan) WPP-NRI berdasarkan tempat pendaratan ikan.

Terkait hal tersebut, dalam rangka pengelolaan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan, Komisi Nasional Pengkajian Sumberdaya Ikan (KOMNASJISKAN) melakukan revisi WPP-NRI dari 9 WPP-NRI menjadi 11 WPP-NRI. Penentuan 11 WPP-NRI mengacu kepada FAO (Food and Agriculture Organization of The United Nations) dimana penomoran dan pembagian wilayah pengelolaan sudah sesuai standar internasional FAO.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.01/MEN/2009 tentang Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia telah menetapkan pembagian WPP menjadi 11 WPP yaitu,
  1. WPP-RI 571 meliputi perairan Selat Malaka dan Laut Andaman;
  2. WPP-RI 572 meliputi perairan Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera dan Selat Sunda;
  3. WPP-RI 573 meliputi perairan Samudera Hindia sebelah Selatan Jawa hingga sebelah Selatan Nusa Tenggara, Laut Sawu, dan Laut Timor bagian Barat;
  4. WPP-RI 711 meliputi perairan Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan;
  5. WPP-RI 712 meliputi perairan Laut Jawa;
  6. WPP-RI 713 meliputi perairan Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Flores, dan Laut Bali;
  7. WPP-RI 714 Meliputi perairan Teluk Tolo dan Laut Banda;
  8. WPP-RI 715 meliputi perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram dan Teluk Berau;
  9. WPP-RI 716 meliputi perairan Laut Sulawesi dan sebelah Utara Pulau Halmahera;
  10. WPP-RI 717 meliputi perairan Teluk Cenderawasih dan Samudera Pasifik;
  11. WPP-RI 718 meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur.



Adapun dasar dari penomoran WPP-RI di Indonesia adalah mengacu kepada pengaturan “Fisheries Area” dari FAO. Di Indonesia sendiri, masuk kedalam Fishing Area 57 (Indian Ocean, Eastern) dan 71 (Pacific, Western Central) dari 19 Fishing Areas yang ada di dunia. Berikut 19 Fishing Areas berdasarkan FAO:
  1. Area 18 (Arctic Sea)
  2. Area 21 (Atlantic, Northwest)
  3. Area 27 (Atlantic, Northeast)
  4. Area 31 ( Atlantic, Western Central)
  5. Area 34 (Atlantic, Eastern Central)
  6. Area 37 (Mediterranean and Black Sea)
  7. Area 41 (Atlantic, Southwest)
  8. Area 47 (Atlantic, Southeast)
  9. Area 48 (Atlantic, Antarctic)
  10. Area 51 ( Indian Ocean, Western)
  11. Area 57 (Indian Ocean, Eastern)
  12. Area 58 (Indian Ocean, Antarctic and Southern)
  13. Area 61 (Pacific, Northwest)
  14. Area 67 (Pacific, Northeast)
  15. Area 71 (Pacific, Western Central)
  16. Area 77 (Pacific, Eastern Central)
  17. Area 81 (Pacific, Southwest)
  18. Area 87 (Pacific, Southeast)
  19. Area 88 (Pacific, Antarctic)


Indonesia sendiri tercakup dalam dua fishing areas, yaitu Area 57 dan Area 71. Untuk Major Fishing Area 57, yang terdiri dari
  1. Bay of Bengal (Subarea 57.1)
  2. Northern (Subarea 57.2)
  3. Central (Subarea 57.3)
  4. Oceanic (Subarea 57.4)
  5. Western Australia (Subarea 57.5)
  6. Southern Australia (Subarea 57.6)

Dimana perairan Indonesia termasuk ke dalam Subarea 57.1 dan 57.2.



Kamis, 29 September 2011

Tips Mempelajari Bahasa Inggris?? Galau Gak Bisa Bahasa Inggris??


Tips Mempelajari Bahasa Inggris?? Minder Gk Bisa Bahasa Inggris?? Bingung Mau Kuliah ke Luar Negeri Tapi Gk Bisa Bahasa Inggris?? Saya berikan sedikit pencerahan untuk anda yang mau membaca,

Kali ini saya akan mencoba berbagi pengalaman pribadi saya tentang pembelajaran mengenai Bahasa Inggris. Kita semua sudah tahu bahwa penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional dalam berkomunikasi di seluruh dunia sudah menjadi harga mutlak WAJIB KITA KUASAI, sekali lagi saya tekankan WAJIB!!! Saya rekomendasikan anda untuk membacanya, it’s very very worthed! Sekedar berbagi ilmu langsung aja saya akan share pengalaman saya dan memberikan tips-tips pembelajaran bahasa Inggris yang efektif untuk orang dewasa, anak SD, SMP, SMA, Pekerja, maupun Umum.Sejak kecil hingga sekarang ini sudah kurang lebih tiga tahun lulus dari bangku kuliah dan mendapatkan gelar Sarjana, jujur saja kemampuan saya dalam berbahasa Inggris sangat minim.

Beberapa buku referensi telah saya baca berulang-ulang kali, mulai dari buku pembelajaran tingkat elementary hingga tingkat Advance sudah saya baca. Saya punya cerita berkesan yang berhubungan dengan kemampuan bahasa Inggris saya, jadi ketika saya baru lulus sebagai seorang sarjana perikanan, saya berupaya mendapatkan pekerjaan yang layak, kemudian berkat kedekatan saya dengan dunia kampus dan dosen-dosen saya di kampus saya di rekomendasikan oleh dosen pembimbing saya yang merupakan lulusan Master dan Doctor dari Jepang dan sekarang Alhamdulillah gelar beliau sudah bertambah menjadi seorang Professor.

Ada sebuah perusahaan dari Jepang yang bergerak dibidang jasa ketenagakerjaan terutama dalam menjamin kesejahteraan para pelaut yang bekerja di kapal-kapal Jepang. Pimpinan perusahaan tersebut meminta langsung kepada dosen pembimbing saya untuk mencarikan seorang sarjana perikanan yang dapat bekerja di Jepang nantinya, tentunya sudah pasti kemampuan bahasa Inggrisnya harus excellent, saya mencoba memberanikan diri untuk mengambil kesempatan tersebut. Setelah saya mengirimkan langsung lamaran saya kepada pimpinan perusahaan tersebut, saya akan diwawancarai langsung oleh pihak perusahaan dari Jepang yang akan datang satu minggu kedepan, sudah pasti tentunya wawancaranya adalah dengan BAHASA INGGRIS. Dalam waktu seminggu tersebut saya mencoba mengasah skill bahasa Inggris saya, dan tibalah pada waktunya saya interview langsung dengan Staf yang dari Jepang bersama pimpinan perusahaan tersebut. Pada awal-awalnya masih berjalan lancar, sekedar introducing masih ok, berjalan baik, namun setelah lama kelamaan saya mulai tidak paham apa yang ditanyakan dan apa yang terjadi??? Saya hanya menjawab seperlunya entah nyambung atau tidak dengan pertanyannya. Saat itu saya sangat gugup dan tegang sekali, dan saya sudah pasrah untuk merelakan kesempatan untuk bekerja di Jepang sana. Dan betul apa yang diperkirakan oleh saya, Failure! Saya gagal mendapatkan kesempatan itu.

Mulai dari situ saya terus bertekad untuk meningkatkan kemampuan diri saya terutama kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Ketika mengetahui pengumuman kegagalan saya, dalam hati kecil saya bertekad, “OK…kali ini saya gagal untuk bekerja di Jepang, next time saya akan ke Jepang bukan untuk bekerja, tapi sekolah atau bahkan liburan”. Dari pengalaman tersebut saya mendapatkan banyak sekali pelajaran, dan yang terpenting adalah bahwa kita harus punya kemampuan lebih, terutama dalam penguasaan BAHASA INGGRIS!!! Makanya didepan saya katakan wajib hukumnya.Semenjak kecil saya kurang banyak mengenyam pendidikan bahasa inggris, maklum sekolah di kampung gak secanggih sekolah-sekolah di kota seperti sekarang ini. Keinginan saya untuk mengikuti kursus sangat besar tapi apalah daya biaya yang tak mendukung. Mungkin karena hal itulah kemampuan berbahasa Inggris saya amat lemah. Saya telah membaca buku-buku pembelajaran tentang bahasa Inggris yang rata-rata didalamnya mengajarkan tentang Grammar.

Hingga akhirnya saya khatam dan membacanya berulang-ulang kali saya masih tetap saja bingung jika ada orang bule ngomong atau orang lain berbicara bahasa Inggris. Saat ini Alhamdulillah saya sudah bekerja, dan memiliki kemampuan untuk mengikuti Kurusu bahasa Inggris, namun tempat kerja saya dan lokasi kursus yang amat jauh dan tidak memungkinkan, membuat saya berfikir dua kali. Daripada saya hanya menghambur-hamburkan uang namun hasilnya nihil, akhirnya saya mengurungkan niat saya untuk mengikuti kursus di lembaga pendidikan bahasa Inggris.Hingga beberapa hari yang lalu saya iseng mencari referensi tentang metode pembelajaran yang efektif dalam menguasai bahasa Inggris di internet, dan akhirnya sampailah saya di sebuah situs pemilik metode pembelajaran E-Compusoft Online English Training (http://teguhhandoko.com/?info=Angga%20Nugraha)

Saya mencoba membaca beberapa materi gratisan yang diberikan. Dan wow…saya sangat terkesan dengan metode pembelajaran yang diberikan. Inilah metode yang saya harapkan, dalam metode ini dijelaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris tidak hanya mengutamakan Grammar (lah orang Bule sana aja klo berbicara kadang Grammarnya ancur-ancuran). Seperti halnya seorang bayi yang belajar berbicara, kita diajarkan dari nol dan saya paham bahwa bahasa Inggris itu termasuk kedalam SKILL (keterampilan) bukan sebuah pengetahuan!. Dalam mempelajari bahasa Inggris kita harus menguasai 4 keterampilan, yaitu: Listening, Speaking, Reading dan Writing. Filosofi inilah yang membuat saya tertarik.Metode ini (http://teguhhandoko.com/?info=Angga%20Nugraha) merupakan metode pembelajaran yang sangat efektif dan masuk akal, dan setelah saya pikir-pikir ternyata ada benarnya juga.

Seperti halnya seorang bayi yang belajar berbicara mereka berusaha mendengarkan terlebih dahulu, lalu setelah mengetahui kata-kata melalui pendengaran mereka, sang bayi akan berusaha untuk berbicara secara perlahan. Barulah setelah mereka pandai berbicara mereka akan mencoba belajar membaca dan menulis seperti yang diajarkan pada sekolah-sekolah TK. Saya sangat kagum dengan metode ini, LISTENING>SPEAKING>READING>WRITING, sungguh suatu metode yang rasional ketimbang kita hanya belajar Grammar yang membuat kita pandai memiliki PENGETAHUAN dalam Berbahasa Inggris bukan SKILL yang kita miliki. Tunggu apalagi, masih berpikir? "Bagaimana Meningkatkan Kehandalan Bahasa Inggris Anda tanpa menghambur-hamburkan rumus Grammar, tanpa Melalui Kursus Yang Mahal dan Membuang Waktu Berharga Anda?"

Kemampuan Berbahasa Inggris sangat berharga, seumur hidup anda tidak akan pernah rugi, dan jika anda berfikir anda sudah terlambat untuk belajar, itu sangat-sangat salah!!! Segeralah tingkatkan kemampuan bahasa inggris anda sekarang juga! http://teguhhandoko.com/member/It

Kunjungi http://teguhhandoko.com/?info=Angga Nugraha sekarang juga!

Rabu, 28 September 2011

Menjadi Pria Idaman


Menjadi Seorang Pria Idaman
Saya terlahir sebagai seorang pria, dan hampir dua puluh tahun saya cukup minder jika berhubungan dengan yang namanya wanita, apalagi jika wanita itu adalah wanita cantik. Sekian lama saya terbelenggu dalam kehidupan yang selama ini menjadi budak para wanita, dan kadang-kadang tersakiti oleh seorang makhluk yang namanya wanita. Kita sebagai seorang pria normal tidak dapat memungkiri bahwa memiliki keinginan besar untuk memiliki seorang pendamping hidup yang sempurna, tapi terkadang kita merasa minder apalagi jika tampang kita pas-pasan dan tidak tajir. Hal itu bukan masalah, semua bisa kita pelajari dan pahami bagaimana bisa mewujudkan semua keinginan itu. Pada intinya kita harus BELAJAR dan TIDAK TAKUT UNTUK GAGAL! Tidak ada penolakan, yang ada hanya KETIDAK COCOKAN, jika anda pernah mendekati wanita cantik namun ketika anda mengutarakan perasaan anda kepadanya lalu anda ditolak dan kemudian frustasi, itu adalah suatu kesalahan besar!
Untuk menjadi seorang pria idaman anda harus memahami betul bagaimana karakter seorang pria idaman. Untuk menjadi seorang pria idaman tentunya anda harus BELAJAR, sekali lagi BELAJAR dan MEMILIKI KEPRIBADIAN PRIA IDAMAN. Untuk menjadi seorang pria idaman tentunya anda harus mengenal dulu karakter musuh anda nanti, yaitu “WANITA”. Ada pepatah bilang, “kenali dulu musuhmu, lalu hancurkan”. Jika kita tidak kenal dengan musuh kita bagaimana kita bisa melancarkan strategi untuk menyerangnya? Singkat kata begitulah gampangnya kita memahami semua itu. Tapi ingat, bukan strategi yang akan anda pakai, tapi “KEPRIBADIAN”. Jika anda menggunakan strategi apapun untuk mendekati seorang cewe layaknya seorang playboy atau diluar sana dikenal dengan PUA (Pick Up Artist), percayalah yang anda dapatkan hanyalah cinta sementara.
Ada banyak buku referensi pembelajaran tentang yang namanya “WANITA” (Dapatkan eBook Cara Memikat Wanita Idaman Anda SEKARANG juga!), sekali lagi saya sarankan, jika anda ingin MEMIKAT WANITA SECARA NATURAL, anda harus memahami siapa itu wanita!. Ingat, pikiran pria dengan wanita jauh berbeda, berbeda 360 derajat, bila pria berpikir menggunakan logika sedangkan wanita berpikir menggunakan PERASAAN. Tahu kan bedanya? Jika belum tahu baca buku “The Female Brain” buat menambah wawasan anda untuk mengetahui apa isi otak wanita sebenarnya. Sedikit bocoran untuk anda, terkadang anda dibikin pusing oleh wanita, kadang ia maunya A besok maunya B dan tiap hari bisa berubah-ubah, dan tahukah anda bahwa wanita itu sendiri pun tidak tahu apa yang diinngikannya. Believe it or not, tanyakan aja sama wanita didekat anda.
Seperti yang sudah saya katakana di awal, anda tidak perlu takut untuk mendekati wanita cantik. Pernah kah anda melihat ketika anda berjalan-jalan ke mall atau dimanapun anda melihat sepasang kekasih, yang bila kita lihat sepertinya lebih baik wanita itu bersama anda daripada bersama lelaki yang kurang tampan atau jauh lebih jelek dari anda (maaf ya..), ehmm…iri emang rasanya. Ya..itulah faktanya, terkadang kita terheran-heran dibuatnya. Gk usah heran lagi, dan perlu anda ingat bahwa wanita itu berpikir menggunakan PERASAAN, bukan LOGIKA. Jadi jika ia rasa sudah cocok dan sayang dengan lelaki yang ia anggap sempurna walaupun dari segi fisik gak ganteng-ganteng amat, dia akan enjoy dan menyayanginya.
Anda boleh-boleh saja mempelajari TIPS-TIPS UNTUK MEMIKAT WANITA CANTIK, tapi sekali lagi saya tekankan, tips atau trik yang anda pakai hanya akan menjadi topeng anda. Dan ketika dia sudah mengetahui siapa anda sebenarnya, anda tebak sendiri apa yang akan terjadi. Banyak sekali trik-trik yang menurut saya itu hanyalah tools saja, tapi yang paling penting adalah “KEPRIBADIAN” anda. Wanita adalah mahluk yang indah, unik, terkadang membingungkan, terkadang menyenangkan…maka dari itu saya sarankan kepada anda untuk segera memahami psikologi seorang wanita. Lalu bagaimana caranya anda membentuk kepribadian sebagai seorang “PRIA IDAMAN WANITA”? saya punya referensi untuk anda, silahkan kunjungi http://www.memikatwanita.com/?xid=576 . saya jamin anda akan berubah total seperti halnya saya saat ini.
Percayalah, saya bukannya membual, jujur, jika saya bilang saya tidak memiliki tampang yang ganteng-ganteng amat seperti Brad Pitt, tapi miriplah dengan Leonardo Di Caprio..hehe just kidding, tapi saya bisa dekat dan berhubungan dengan wanita cantik manapun. Bila anda tertarik, sekali lagi saya sarankan anda untuk belajar pada masternya langsung disini Dapatkan eBook Cara Memikat Wanita Idaman Anda SEKARANG juga! , karena saya merasa masih bukan master, hehehe. Sekedar berbagi dan sharing ilmu, tidak Cuma bermanfaat untuk merubah kepribadian kita tapi pembelajaran mutlak diperlukan sebagai self improvement bagi saya.
Sekali lagi, silahkan Dapatkan eBook Cara Memikat Wanita Idaman Anda SEKARANG juga! jika akan ingin merevolusi diri sekarang juga!!!
Good luck..semoga anda berhasil menjadi apa yang anda inginkan dan mendapatkan wanita cantik! Dapatkan eBook Cara Memikat Wanita Idaman Anda SEKARANG juga!

Kamis, 15 September 2011

Minapolitan Sebuah Jawaban Atas Konsep Pembangunan Kelautan dan Perikanan


MINAPOLITAN SEBUAH JAWABAN ATAS KONSEP PEMBANGUNAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
oleh: Angga Nugraha, S.Pi



Sebagai sebuah negara Kepulauan dengan 70% luas wilayahnya adalah perairan, Indonesia sudah semestinya mampu mensejahterakan rakyatnya dengan pemanfaatan sumberdaya alam yang terkandung di dalamnya.Seperti halnya minyak bumi dan gas serta sumberdaya alam mineral bumi lainnya yang tidak terbarukan (non-renewable resources), potensi kelautan dan perikanan Indonesia merupakan sebuah kekayaan terbarukan (renewable resources) yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat pesisir yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan.


Sejenak kita lupakan bahwa negara ini merupakan negara yang kaya raya yang dikaruniai oleh kekayaan sumberdaya alam yang melimpah ruah yang membuat kita terbuai didalamnya tanpa menyadari bahwa sumberdaya tersebut semakin lama semakin menipis dan belum mampu mengangkat taraf hidup masyarakat pesisir yang termajinalkan dan terkesan tertinggal.


Bila kita telaah, Indonesia memiliki luas laut sebesar 5,8 juta km2 atau 2/3 luas wilayah RI dengan panjang garis pantai 95.181 km, akan tetapi sumbangsih PDB perikanan baru sekitar 3,2% pada tahun 2010. Potensi sumberdaya perikanan tangkap di laut 6,4 juta ton per tahunnya, akan tetapi nelayan masih miskin dan jauh dari kata “sejahtera”.Perlu di garis bawahi, untuk produksi perikanan tangkap di laut hingga tahun 2009 sudah mencapai 4,8 juta ton pertahun dari jumlah tangkapan maksimum yang diperbolehkan sebanyak 5,2 juta ton pertahun sehingga hanya tersisa 0,4 juta ton per tahun yang memungkinkan untuk dimanfaatkan. Melihat kenyataan tersebut akankah kita masih bangga dengan buaian bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan sumberdaya alamnya? Tentu “TIDAK”!


Perlu adanya sebuah perubahan paradigma pola pikir pembangunan yang semula berorientasi kepada daratan harus diubah menjadi sebuah pemikiran yang mengutamakan pemerataan pembangunan di setiap sektor baik darat maupun lautan secara cepat yaitu dengan sebuah “Revolusi Biru”.Revolusi biru merupakan sebuah perubahan mendasar cara berfikir dari daratan ke maritim dengan konsep pembangunan berkelanjutan untuk peningkatan produksi kelautan dan perikananmelalui pengembangan Minapolitan yang intensif, efisien, dan terintegrasi guna peningkatan pendapatan rakyat yang adil, merata dan pantas.


Dari uraian di atas, muncul sebuah konsep “MINAPOLITAN”. Apa sebenarnya minapolitan itu?.Minapolitan merupakan tingkat implementasi dari dari revolusi biru, yang merupakan sebuah konsepsi pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis kawasan berdasarkan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas dan percepatan.Konsep ini telah diatur berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor PER.12/MEN/2010 tentang MINAPOLITAN. Dalam Peraturan ini disebutkan bahwa yang menjadi asas dari Minapolitan adalah 1) demokratisasi ekonomi kelautan dan perikanan pro rakyat; 2) Keberpihakan pemerintah pada rakyat kecil melalui pemberdayaan masyarakat; dan 3) Penguatan peranan ekonomi daerah dengan prinsip daerah kuat maka bangsa dan Negara kuat. Ketiga asas tersebut merupakan dasar dalam mencapai tujuan dari Minapolitan yang harus selalu ditaati, dan lebih rinci tujuan dari Minapolitan adalah1) Meningkatkan produksi, produktivitas, dan kualitas produk kelautan dan perikanan; 2) Meningkatkan pendapatan nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah ikan yang adil dan merata; dan 3) Mengembangkan kawasan minapolitan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah.


Berkaca pada pengalaman beberapa tahun silam, lambatnya kegiatan perekonomian kelautan dan perikanan pada daerah tersebut dikarenakan kurangnya sarana, prasarana, fasilitas, akses pemasaran dan kualitas sumberdaya manusia yang relatif rendah.Dengan adanya konsep minapolitan, diharapkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan dapat dipercepat dengan menciptakan kemudahan-kemudahan dan peluang usaha pada wilayah-wilayah yang memiliki komoditas unggulan. Kemudahan-kemudahan yang ada diantaranya dengan membangun prasarana, energi dan jaringan distribusi bahan baku dan produksi, transportasi,pelayanan publik, akses permodalan dan tentunya didukung dengan sumberdaya manusia yang memadai dan berkualitas.


Dalam pengembangannya, kawasan minapolitan memiliki karakteristik yang kuat dari segi kelautan dan perikanan dimana didalamnya terdapat sentra-sentra produksi (tangkap dan budidaya), pengolahan serta ditunjang dengan akses pemasaran yang mumpuni dan kegiatan usaha lainnya seperti perdagangan dan jasa yang menjadi sebuah zona inti kawasan minapolitan dan disokong oleh beberapa zona pendukung.Dengan adanya zona inti kawasan minapolitan, diharapkan akan menjadi roda penggerak utama (prime mover) sehingga memberikan dampak yang begitu positif terhadap perekonomian wilayah sekitar yang memberikan multiflier effect bagi perekonomian masyarakat sekitar dan zona-zona pendukung kawasan minapolitan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.


Dalam pengembangannya ke depan, telah ditetapkan 197 Kabupaten/Kota pada 33 provinsi sebagai daerah pengembangan kawasan Minapolitanberdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor KEP.32/MEN/2010 tentang penetapan kawasan Minapolitan. Pengembangan kawasan-kawasan Minapolitan tersebut dilakukan secara bertahap dari tahun 2010 sampai dengan 2014.Sebagai percontohan, pada tahun 2011 telah ditetapkan 41 kawasan minapolitan diantaranya 9 kawasan minapolitan percontohan berbasis perikanan tangkap, 24 lokasi kawasan minapolitan percontohan berbasis budidaya dan 8 sentra garam nasional.


Kota Medan merupakan salah satu kota/kabupaten di Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai salah satu kawasan minapolitan dan termasuk dalam kawasan minapolitan percontohan berbasis perikanan tangkap pada tahun 2011.Menyikapi hal tersebut, Walikota Medan menerbitkan SK Penetapan Kawasan melalui Keputusan Walikota Medan no:523/1284k/2010 tentang Penetapan Kawasan Minapolitan Dalam Daerah Kota Medan,dimana dengan zona inti terletak di PPS Belawan. Selain itu, dibentuk sebuah Kelompok Kerja (POKJA) Minapolitan yang ditetapkan melalui Keputusan Walikota Medan no: 520/1658.k/2010 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Minapolitan Kota Medanyang bertugas menyusun dan mengkoordinasikan kegiatan pengelolaan dan pengembangan kawasan minapolitan di Kota Medan serta melakukan evaluasi rutin dengan beranggotakan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat yang ada di daerah.


Pengembangan kawasan minapolitan di daerah tidak terlepas dari keterlibatan pemerintah pusat yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai hulu dalam Minapolitan, dimulai dari tahap perencanaan hingga tahap evaluasi.Bukti dari keterlibatan dari pemerintah pusat dalam perencanaan Minapolitan di Kota Medan adalah dilaksanakannya Rapat Koordinasi pada bulan Oktober 2010 dan Rapat koordinasi Evaluasi pada bulan April 2011 yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap beserta rombongan dari Kementerian lain yang berperan dalam Minapolitan.Hasil dari Rakor tersebut menunjukkan komitmen daerah dalam mengembangkan Kawasan Minapolitan di Kota Medan yang ditindaklanjuti dengan penyusunan roadmap dan blue print kegiatan minapolitan 2011-2014.


Dengan adanya Minapolitan, diharapkan kegelisahan pembangunan Kelautan dan perikanan selama ini dapat terjawab. Semoga dengan adanya program Minapolitan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia dapat berkembang pesat dalam lima tahun mendatang sehingga misi Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dapat tercapai. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak, tidak hanya pemerintah, akan tetapi semua masyarakat harus berpartisipasi untuk menuju sebuah perubahan global dalam revolusi biru.SEMOGA.



*penulis adalah Staf Kementerian Kelautan dan Perikanan pada UPT Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Medan

artikel ini dimuat dalam harian Analisa pada rubrik opini pada Kamis 15 September 2011