Kamis, 15 September 2011

Minapolitan Sebuah Jawaban Atas Konsep Pembangunan Kelautan dan Perikanan


MINAPOLITAN SEBUAH JAWABAN ATAS KONSEP PEMBANGUNAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
oleh: Angga Nugraha, S.Pi



Sebagai sebuah negara Kepulauan dengan 70% luas wilayahnya adalah perairan, Indonesia sudah semestinya mampu mensejahterakan rakyatnya dengan pemanfaatan sumberdaya alam yang terkandung di dalamnya.Seperti halnya minyak bumi dan gas serta sumberdaya alam mineral bumi lainnya yang tidak terbarukan (non-renewable resources), potensi kelautan dan perikanan Indonesia merupakan sebuah kekayaan terbarukan (renewable resources) yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat pesisir yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan.


Sejenak kita lupakan bahwa negara ini merupakan negara yang kaya raya yang dikaruniai oleh kekayaan sumberdaya alam yang melimpah ruah yang membuat kita terbuai didalamnya tanpa menyadari bahwa sumberdaya tersebut semakin lama semakin menipis dan belum mampu mengangkat taraf hidup masyarakat pesisir yang termajinalkan dan terkesan tertinggal.


Bila kita telaah, Indonesia memiliki luas laut sebesar 5,8 juta km2 atau 2/3 luas wilayah RI dengan panjang garis pantai 95.181 km, akan tetapi sumbangsih PDB perikanan baru sekitar 3,2% pada tahun 2010. Potensi sumberdaya perikanan tangkap di laut 6,4 juta ton per tahunnya, akan tetapi nelayan masih miskin dan jauh dari kata “sejahtera”.Perlu di garis bawahi, untuk produksi perikanan tangkap di laut hingga tahun 2009 sudah mencapai 4,8 juta ton pertahun dari jumlah tangkapan maksimum yang diperbolehkan sebanyak 5,2 juta ton pertahun sehingga hanya tersisa 0,4 juta ton per tahun yang memungkinkan untuk dimanfaatkan. Melihat kenyataan tersebut akankah kita masih bangga dengan buaian bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan sumberdaya alamnya? Tentu “TIDAK”!


Perlu adanya sebuah perubahan paradigma pola pikir pembangunan yang semula berorientasi kepada daratan harus diubah menjadi sebuah pemikiran yang mengutamakan pemerataan pembangunan di setiap sektor baik darat maupun lautan secara cepat yaitu dengan sebuah “Revolusi Biru”.Revolusi biru merupakan sebuah perubahan mendasar cara berfikir dari daratan ke maritim dengan konsep pembangunan berkelanjutan untuk peningkatan produksi kelautan dan perikananmelalui pengembangan Minapolitan yang intensif, efisien, dan terintegrasi guna peningkatan pendapatan rakyat yang adil, merata dan pantas.


Dari uraian di atas, muncul sebuah konsep “MINAPOLITAN”. Apa sebenarnya minapolitan itu?.Minapolitan merupakan tingkat implementasi dari dari revolusi biru, yang merupakan sebuah konsepsi pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis kawasan berdasarkan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas dan percepatan.Konsep ini telah diatur berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor PER.12/MEN/2010 tentang MINAPOLITAN. Dalam Peraturan ini disebutkan bahwa yang menjadi asas dari Minapolitan adalah 1) demokratisasi ekonomi kelautan dan perikanan pro rakyat; 2) Keberpihakan pemerintah pada rakyat kecil melalui pemberdayaan masyarakat; dan 3) Penguatan peranan ekonomi daerah dengan prinsip daerah kuat maka bangsa dan Negara kuat. Ketiga asas tersebut merupakan dasar dalam mencapai tujuan dari Minapolitan yang harus selalu ditaati, dan lebih rinci tujuan dari Minapolitan adalah1) Meningkatkan produksi, produktivitas, dan kualitas produk kelautan dan perikanan; 2) Meningkatkan pendapatan nelayan, pembudidaya ikan, dan pengolah ikan yang adil dan merata; dan 3) Mengembangkan kawasan minapolitan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi daerah.


Berkaca pada pengalaman beberapa tahun silam, lambatnya kegiatan perekonomian kelautan dan perikanan pada daerah tersebut dikarenakan kurangnya sarana, prasarana, fasilitas, akses pemasaran dan kualitas sumberdaya manusia yang relatif rendah.Dengan adanya konsep minapolitan, diharapkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan dapat dipercepat dengan menciptakan kemudahan-kemudahan dan peluang usaha pada wilayah-wilayah yang memiliki komoditas unggulan. Kemudahan-kemudahan yang ada diantaranya dengan membangun prasarana, energi dan jaringan distribusi bahan baku dan produksi, transportasi,pelayanan publik, akses permodalan dan tentunya didukung dengan sumberdaya manusia yang memadai dan berkualitas.


Dalam pengembangannya, kawasan minapolitan memiliki karakteristik yang kuat dari segi kelautan dan perikanan dimana didalamnya terdapat sentra-sentra produksi (tangkap dan budidaya), pengolahan serta ditunjang dengan akses pemasaran yang mumpuni dan kegiatan usaha lainnya seperti perdagangan dan jasa yang menjadi sebuah zona inti kawasan minapolitan dan disokong oleh beberapa zona pendukung.Dengan adanya zona inti kawasan minapolitan, diharapkan akan menjadi roda penggerak utama (prime mover) sehingga memberikan dampak yang begitu positif terhadap perekonomian wilayah sekitar yang memberikan multiflier effect bagi perekonomian masyarakat sekitar dan zona-zona pendukung kawasan minapolitan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.


Dalam pengembangannya ke depan, telah ditetapkan 197 Kabupaten/Kota pada 33 provinsi sebagai daerah pengembangan kawasan Minapolitanberdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor KEP.32/MEN/2010 tentang penetapan kawasan Minapolitan. Pengembangan kawasan-kawasan Minapolitan tersebut dilakukan secara bertahap dari tahun 2010 sampai dengan 2014.Sebagai percontohan, pada tahun 2011 telah ditetapkan 41 kawasan minapolitan diantaranya 9 kawasan minapolitan percontohan berbasis perikanan tangkap, 24 lokasi kawasan minapolitan percontohan berbasis budidaya dan 8 sentra garam nasional.


Kota Medan merupakan salah satu kota/kabupaten di Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai salah satu kawasan minapolitan dan termasuk dalam kawasan minapolitan percontohan berbasis perikanan tangkap pada tahun 2011.Menyikapi hal tersebut, Walikota Medan menerbitkan SK Penetapan Kawasan melalui Keputusan Walikota Medan no:523/1284k/2010 tentang Penetapan Kawasan Minapolitan Dalam Daerah Kota Medan,dimana dengan zona inti terletak di PPS Belawan. Selain itu, dibentuk sebuah Kelompok Kerja (POKJA) Minapolitan yang ditetapkan melalui Keputusan Walikota Medan no: 520/1658.k/2010 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Minapolitan Kota Medanyang bertugas menyusun dan mengkoordinasikan kegiatan pengelolaan dan pengembangan kawasan minapolitan di Kota Medan serta melakukan evaluasi rutin dengan beranggotakan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat yang ada di daerah.


Pengembangan kawasan minapolitan di daerah tidak terlepas dari keterlibatan pemerintah pusat yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai hulu dalam Minapolitan, dimulai dari tahap perencanaan hingga tahap evaluasi.Bukti dari keterlibatan dari pemerintah pusat dalam perencanaan Minapolitan di Kota Medan adalah dilaksanakannya Rapat Koordinasi pada bulan Oktober 2010 dan Rapat koordinasi Evaluasi pada bulan April 2011 yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap beserta rombongan dari Kementerian lain yang berperan dalam Minapolitan.Hasil dari Rakor tersebut menunjukkan komitmen daerah dalam mengembangkan Kawasan Minapolitan di Kota Medan yang ditindaklanjuti dengan penyusunan roadmap dan blue print kegiatan minapolitan 2011-2014.


Dengan adanya Minapolitan, diharapkan kegelisahan pembangunan Kelautan dan perikanan selama ini dapat terjawab. Semoga dengan adanya program Minapolitan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia dapat berkembang pesat dalam lima tahun mendatang sehingga misi Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dapat tercapai. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak, tidak hanya pemerintah, akan tetapi semua masyarakat harus berpartisipasi untuk menuju sebuah perubahan global dalam revolusi biru.SEMOGA.



*penulis adalah Staf Kementerian Kelautan dan Perikanan pada UPT Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Medan

artikel ini dimuat dalam harian Analisa pada rubrik opini pada Kamis 15 September 2011

Kamis, 29 Juli 2010

What's The Coral Triangle (CTI)???


Coral Triangle Initiative On Coral Reefs, Fisheries And Food Security

A new Coral Triangle Initiative (CTI), centered around high-level political commitments and proactive implementation by governments of the Coral Triangle area, and supported and carried forward by private sector, international agency and civil society (NGO) partners, could provide a major contribution toward safeguarding the region’s marine and coastal biological resources for the sustainable growth and prosperity of current and future generations.

In August 2007, President Susilo Bambang Yudhoyono of Indonesia wrote to seven other leaders proposing a new Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI). Responding positively, the leaders formally endorsed the CTI in the APEC Leaders Declaration on Climate Change, Energy Security and Clean Development in early September. The CTI was again formally endorsed in November by Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) and ASEAN. Prime Minister Somare of Papua New Guinea expressed his support for the CTI in his keynote address to the South Pacific Regional Environment Program’s (SPREP) regional meeting in October. Thus the stage was set for Senior Officials to meet and agree upon a way forward for the CTI.

The six governments met in a first formal CTI Senior Officials Meeting (SOM) in Bali on 6-7 December 2007, where they agreed on:
A common understanding of the value of the CT’s marine and coastal biological resources;
A provisional set of nine Guiding Principles;
A framework for a “CTI Plan of Action” to be developed during 2008 and adopted at the highest political level.
This meeting was followed by a consultation event attended by Senior Officials from Australia, the United States, the Global Environment Facility (GEF), the Asian Development Bank (ADB) and several non-governmental organizations (NGO). Each of the invited guests endorsed the outcomes and made offers of support to the process moving forward.

Following the meeting, representatives from all participating organizations met with President Yudhoyono to report on the outcomes of the CTI Senior Officials Meeting. The President thanked all the CT six governments for their commitment, and the other governments and external partners for their support to conserve marine resources.

sumber:http://www.cti-secretariat.net

Selasa, 20 April 2010

Tips Upload Foto untuk Pendaftaran SNMPTN Secara Online

Dulu pas zaman gw (ketika masa-masa remaja)namanya SPMB trus berubah jadi UMPTN, nah sekarang namanya berubah lagi jadi SNMPTN, tahun depan mungkin ganti lagi namanya jadi apa. Dulu sih pas zaman2nya gw SMA pendaftarannya secara manual melalui sekolah atau panitia yang telah ditunjuk, nah sekarang karena zaman udah canggih sistem pendaftaran dibuat secara online, kita tinggal daftar di bank yang ditunjuk untuk membayar uang pendaftaran, setelah itu kita akan mendapat no pin untuk masuk ke situs SNMPTN guna mengisi biodata yang diperlukan. Baru aja di kantor, rekan kerja gw mencoba buat mengisi biodata anaknya yang mau ikut SNMPTN. Setelah biodata terisi, ada kesulitan yang dihadapi rupanya ketika akan mengupload foto. disitu diminta ukuran foto 4x6 (gak disebutin ukurannya centimeter, inch, atau meter), dengan lebar minimum 350 pixel dan lebar maksimum 1200 pixel..nah loh..bagi sebgaian kaum awam mungkin, bukan mungkin lagi pasti bingung apa itu maksudnya. Akhirnya dia minta bantuan gw untuk membuat ukuran foto seperti yang diminta karena beberapa kali mencoba dengan foto yang sudah dicompress pun gak bisa-bisa.

Gw coba rubah ukuran foto dengan software Adobe Photoshop CS3, setelah gw rubah ukuran image (image size) menjadi ukuran 4x6 cm ternyata gak bisa juga di upload. dari situ sempet bingung juga, ukuran file udah sesuai dan pixel nya pun memenuhi tapi tetep gak bisa. akhirnya gw coba edit foto pake software Corel Draw X6, gw import tuh foto dan ukurannya gw rubah jadi 4x6 cm (lebar=4 cm dan tinggi=6 cm). setelah selesai gw export jadi JPEG. Finally akhirnya tuh foto masuk juga alias bisa ke upload...
nih step2nya buat edit foto di corel draw (yg gw pake corel draw X4):


  1. Buka program corel draw;
  2. Bikin file baru (file--new atau ctr+n)
  3. Import foto (file--import atau ctr+i), cari tuh file foto yang mau dimasukin terus import. atau cara cepatnya lo tinggal drag file fotonya ke program corel.
  4. Ubah dulu ukuran layout dengan centi meter, caranya klik menu layout lalu pilih page layout, klik size, ubah deh ukurannya dari inchi ke cm.
  5. Setelah ukuran standar dirubah, coba lihat di panel kiri atas (di bawah menu file, edit) ada tanda panah kesamping dan ke atas, di sebelah koordinat file (x, y). sebelumnya kursor aktifin dulu pada foto yang akan di edit. disitu terlihat ukuran lebar (panah kesamping) dan ukuran tinggi (panah keatas. nah tinggal ganti deh ukurannya sesuai yang diinginkan.
  6. Setelah selesai jangan lupa untuk di export ke dalam bentuk file jpeg. caranya klik file--export, pilih bitmap-JPG.
  7. Selesai.


Sebenernya cara edit foto ini buat para master desain udah gak aneh, tapi gw coba bantu buat para kaum awam..sorry ya klo gk gw lengkapi dengan ilustrasi gambarnya. semoga dapat membantu buat Adik-adik yang akan ikut SNMPTN dan semoga sukses SNMPTN nya!

Senin, 07 Desember 2009

Tipe Perokok yang Manakah Dirimu?

haha..lucu kedengarannya,,sekedar joke aja,,ini tipe gw buat sama temen2 gw waktu di kampus iya gk meh, den, plet...nih tipe-tipe perokok berdasarkan citrus Community:
Tipe A : punya roko, punya korek dan rokoknya hasil modal usaha sendiri alias BELI! tipe ini merupakan golongan paling atas lah diantara tipe2 lainnya.contohnya Deni..
Tipe B : punya roko, gak punya korek. entah lupa atau ilang atau mungkin gak mampu beli korek nih orang..biasanya tipe ini ada pada orang yang suka beli roko ketengan alias eceran...bener kan???jadi dia cuma mampu beli roko sebatang atau dua batang tapi gak beli koreknya..(ngapain juga beli koreknya, orang cuma sebatang doang rokoknya!). contohnya Gomeh, oplet..
Tipe C : punya korek gak punya roko. tipe ini biasanya terjadi pada tipe A yang kehabisan roko, jadi koreknya masih ada, rokoknya udah abis duluan. atau bisa juga tipe ini merupakan tipe yang cari kesempatan..ketika si tipe b minjem korek sama dia, kan dia bisa minta rokoknya tuh sebagai imbalan minjemin koreknya, ya istilahnya saling substitusi lah...contohnya: deni (kadang2), Gomeh..udah pasti lah..haha
Tipe D : Gak punya Roko, apalagi Korek. tipe ini sering disebut "ROJALI alias ROKOK JARANG BELI" alias benalu,,suka meminta roko sama koreknya juga sekalian..wah ini dia yang ngerugiin orang, udah minta roko minjem korenya pula..gw dulu gitu, tapi sekarang dah naek kelas ke tipe A, hahahaa
nah sekarang terserah,, luh masuk tipe mana???

Kaki Kucing

guys, kemaren gw iseng2 aja berselancar di paman gugel, dan gw nemu satu teka-teki matematik yang lumayan ngasah otak nih, dan gak kurang dari 20 menit gw dah bisa nemuin jawabannya. hahaha...secara gw sangat interest sama ilmu yang satu ini. cerita dikit ni, gw tertarik sama matematik semenjak gw kelas 2 SMA, sebelumnya gw benci banget ama ni pelajaran, oh god..lu bayangin aja nih, tiap ulangan harian gw selalu dapet "telinga monyet" dan di raport, mentok2 nilai gw cuma 6, yg bagusan dikit 7 lah itupun sekali pas semester 2 waktu kelas 1 SMA..hahaha.
semua itu berakhir dan berubah 360 derajat semenjak gw kelas 2 SMA, gw ketemu guru yang bisa memberikan pencerahan dalam ilmu ini. Thanks bu Indra, waktu itu beliau ngajar mate buat kelas gw dan buka les buat muridnya, dari situ gw mulai ikut les sama bu indra, and u know what the result???
perfect..nilai ulangan gw yang tadinya selalu dapet telinga monyet, sekarang gk lagi..haha.minimal 8..dan semenjak itu yang namanya mate jadi hobi banget, dan perlu lu ketahui guys..ilmu eksak dasar yang harus lu kuasai sebenarnya matematik. coba lu bayangin deh, klo lu kuliah, di tingkat awal lu bakal nemu ama yang namanya mata kuliah matematika dasar, terus lanjut lagi dengan kalkulus..damnnn itu mata kuliah yang bagi sebagian orang susah dan menjadi penghalang, ada temen gw yang sampe ngulang 3 kali..haha, tapi bagi gw itu menarik dan semuanya dapet nilai "A''..perfecto..!!! haha..wah jadi bablas cerita nih, ok back to the game...
jadi begini teka-tekinya, buat lu yang jago matematik n logika, sok silahkan pecahkan dan cari jawabannya,

"Dalam sebuah bus ada 7 gadis, tiap gadis membawa 7 tas, tiap tas berisi 7 ekor kucing dewasa dan tiap 7 ekor kucing dewasa membawa 7 ekor anak kucing. yang jadi pertanyaannya adalah berapa jumlah kaki yang ada?"

nah klo lo dah nemuin jawabannya dan yakin jawaban itu bener, lu bisa download file dengan link di bawah ini kemudian lo masukkan jawabannya pada password file tersebut, dan klo jawaban lu bener, filenya bisa kebuka dan lu bisa liat siapa aja yang udah bisa jawab teka-teki ini, lu juga bisa nulis nama lu di bawah nama gw..hahaha
nih link buat download filenya (format excel filenya):
shared.com/file/163160735/2e0d3085/buscats.html


ok selamat mencoba...!!!

Selasa, 10 November 2009

Water Treatment


sekedar sharing info aja Gan,
kita semua sudah tahu bahwa tubuh kita 60% terdiri dari cairan, oleh karena itu air merupakan penunjang utama dala aktivitas kita, seyogyanya manusia membutuhkan 8 gelas per hari untuk minum air putih. tapi kalo kebanyakan minum air juga gak baik katanya, bisa bikin beser..hehe, just kidding guys!tapi memang benar kan segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, jadi segala sesuatu harus seimbang dan sesuai porsinya.
pernah dengar yang namanya water treatment???
sejak kecil saya dianjurkan oleh orang tua saya untuk minum air putih segelas besar ketika bangun tidur, sebelum melakukan aktivitas, pas melek langsung minum...kalo orang jaman dahulu, mereka menaruh airnya di dalam kendi yang terbuat dari tanah liat/tembikar, jadi lebih natural. nah air yang kita minum itu sebaiknya air yang sudah didingankan atau di tuang sebelum kita tidur, jadi ketika kita meminum air tersebut telah mengalami proses pendinginan alami.
katanya sih air tersebut berguna untuk mencuci organ-organ dalam tubuh kita, membersihkan sisa-sisa sampah makanan yang ada dalam pencernaan kita dan membersihkan ginjal kita juga. konon katanya, dapat meningkatkan kinerja paru2, so buat kamu para hard smoker's dianjurkan melakukan aktivitas ini. Kalo ingin tahu sebenarnya, ketika tidur, tubuh kita telah kehilangan banyak cairan sama halnya seperti kita melakukan aktivitas di siang hari, nah ada baiknya juga kan kita melakukannya,
jadi sebelum minum kopi atau sarapan, lebih baik kita minum air putih dulu..

Senin, 07 September 2009

Edelweis Vs Batu Karang

Guys..gw sebenarnya gak suka sok..sok romantis atau sok sok puitis, puisi ini terinspirasi oleh seseorang yang telah mengilhami gw...

Kamu Edelweis, Aku adalah Batu Karang

Edelweis Berkata:

Aku ingin seperti Edelweis...
Terpuja Oleh Banyak Mata Memandang,

Meski Terasingkan dalam Jarang yang Jauh,
Namun Tak dapat Dipandang tak dapat Disentuh atau Terpetik

Sang Batu Karang Berkata:

Aku adalah Batu karang yang terpendam di dasar Lautan
aku selalu tegar mesti terhantam ombak setiap waktu

Lihat Betapa Indahnya Aku,
Namun sayang kamu hanya bisa melihatku saat ini...

aku tak dapat kau sentuh,
hanya bisa kau kagumi

Selamilah aku lebih dalam,
dan kamu akan temukan keindahan dari sang batu karang

...............................................................

suatu saat akan kupetik edelweis itu,
tak peduli seberapa terjal jurang yang harus kulewati

tak peduli seberapa tinggi gunung itu akan kudaki,

Senin, 31 Agustus 2009

Selamatkan Terumbu Karang Kita


Seperti yang sudah sering kita dengar, bahkan sudah menjadi hal yang tak asing bagi kita ketika mendengar bahwa terumbu karang yang ada di perairan laut wilayah Indonesia terancam punah. sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan cinta laut, kita harus menjaga terumbu karang tersebut agar tetap lestari. Seperti halnya manusia yang memiliki rumah sebagai tempat tinggal dan berlindung, ikan dan biota laut lainnya juga membutuhkan tempat berlindung yaitu terumbu karang. Coba sejenak kita pikirkan, jika di laut sudah tidak ada terumbu karang dan ikan-ikan sudah tidak dapat berkembang biak lagi? sungguh menyedihkan bukan bila hal itu terjadi?

sebelum semuanya itu terjadi, mari kita selamatkan terumbu karang kita untuk menjaga kelestarian terumbu karang dan demi masa depan generasi penerus bangsa, jangan sampai di masa yang akan datang, mereka hanya bisa melihat keindahan terumbu karang lewat foto atau dokumentasi laut lainnya tanpa dapat melihatnya secara langsung.
di bawah ini ada beberapa tips yang di ambil dari situs www.dkp.go.id dalam program coremapnya.
ok..check this out guys!!!


Bagaimana Saya Dapat Menyelamatkan terumbu Karang ?

1.Tidak membuang sampah yang dapat mencemari pantai dan laut
2. Minta penjaga/pengelola pantai untuk Menyediakan tong sampah (bila tidak ada)
3. Adakan Kegiatan membersihkan pantai
4. Tidak Memakai karang batu dalam aquarium air laut
5. Tidak memakai batu karang sebagai bahan bangunan

Apa yang Dapat Saya Lakukan ?

Penyelamatan terumbu karang adalah tanggung jawab kita bersama. Kita semua dapat ikut aktif menjaga terumbu karang dengan berbagai cara, antara lain :
1. Belajar lebih banyak tentang terumbu karang dan menyebarkan pengetahuan ini pada teman atau keluarga.
2. Pujilah anggota masyarakat maupun aparat pemerintah yang giat menyelamatkan terumbu karang
3. Menghormati peraturan dan panduan lokal saat mengunjungi lokasi terumbu karang
4. Tidak memegang, menginjak atau menambil karang waktu menyelam di laut
5. Ingatkan awak kapal untuk hati-hati dalam membuang jangkar, supaya tidak merusak terumbu karang
6. Laporkan kegiatan yang dapat merusak terumbu karang (seperti penengkapan ikan secara ilegal dan polusi) pada yang berwenang atau media massa
7. Bergabunglah dengan kelompok yang bergerak di bidang lingkungan hidup
8. Mendukung kegiatan yang berkaitan dengan penyelamatan terumbu karang

Mengenal terumbu karang

Mari Berkenalan dengan Terumbu



Hanya beberapa meter di bawah permukaan laut, kita akan menemukan suatu dunia lain yang penuh dengan warna dan bentuk. Dunia terumbu karang yang indah dan merupakan rumah bagi ribuan jenis binatang dan tumbuhan laut yang memiliki nilai ekonomi dan estetika tinggi. Setiap mahluk hidup yang tinggal di ekosistem terumbu karang memiliki fungsi yang berbeda dan saling bergabtung satu dengan lainnya. Namun inilah dunia yang akan dengan cepat musnah, bila tidak kita menjaganya SeKarang.Terumbu karang adalah salah satu ekosistem laut yang sangat rapuh dan sedang terancam kelangsungan hidupnya. Dengan tingkat perusakan yang berlangsung sekarang ini, kurang lebih 70% dari terumbu karang Indonesia akan musnah dalam abad ini.



Apa itu Ekosistem Terumbu Karang ?

Dalam ekosistem terumbu karang terdapat karang yang keras dan lunak. Karang Batu adalah karang yang keras disebabkan oleh adanya zat kapur yang dihasilkan oleh binatang karang. Melalui proses yang sangat lama, binatang karang yang kecil (polyp) membentuk koloni karang yang kental, yang sebenarnya terdiri atas ribuan individu polpy. Karang batu ini menjadi pembentuk utama ekosistem terumbu karang. Walaupun terlihat sangat kuat dan kokoh, karang sebenarnya sangat rapuh, mudah hancur dan sangat renta terhadap perubahan lingkungan.

Manfaat Terumbu Karang untuk kita

Sumber ikan dan makanan laut lainnya yang mengandung protein tinggi.
Melindungi pantai dan penduduk dari hantaman ombak dan arus.
Sumber penghasilan bagi nelayan (tangkapan ikan).
Kekayaan pariwisata bahari yang berdaya jual tinggi (memancing, menyelam, snorkeling).
Sumber kekayaan laut yang bisa digunakan sebagai obat-obatan alami.
Sebagai laboratorium alam untuk pendidikan dan penelitian.
Bagaimana Kondisi terumbu Karang Indonesia ?

Sejumlah penelitian dan pemantauan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Luas terumbu karang Indonesia yang diperkirakan mencapai kurang lebih 60.000 km2 dengan kondisi terumbu karang yang baik hanya 5,56%. Kerusakan terumbu karang ini dapat dibagi dalam 3 penyebab yaitu:

1. Faktor keserakahan manusia menyebabkan terjadinya praktek eksploitasi yang tidak bertanggung jawab seperti penggunaan bahan peledak dan racun kimia dalam penangkapan ikan.
2. Faktor ketidaktahuan dan ketidakpedulian menyebabkan terjadinya kerusakan akibat polusi kimia dan sedimentasi yang disebabkan oleh pembuangan limbah industri ke sungai/laut, penambangan pasir laut dan pantai yang tidak ramah lingkungan, serta penambangan batu karang.
3. Faktor alami antara lain pemanasan global, el nino, letusan gunung berapi dan tsunami juga turut mempercepat kerusakan terumbu karang yang memang sangat renta terhadap perubahan lingkungan.
Kerusakan terumbu karang ini akan secara langsung akan berpengaruh pada kehidupan nelayan. Ikan menjadi susah didapat, hasil tangkapan menurun dengan akibat harga ikan akan menjadi semakin mahal. Semua ini akan mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia.

Selamatkan Terumbu Karang SeKarang!

Pemerintah menyadari perlu adanya tindakan segera dalam menyelamatkan terumbu karang Indonesia dari kepunahan dengan melaksanakan Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang atau Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap). Program ini melibatkan seluruh instansi yang terkait dalam pengelolaan terumbu karang, seperti pemerintah daerah, perikanan, pariwisata, dan lingkungan hidup, Program Coremap terdiri dari 5 komponen penting yaitu :

1. Program berbasis masyarakat.
2. Program penguatan kelembagaan.
3. Program monitoring, kontrol dan pengawasan.
4. Program penyadaran masyarakat.
5. Program dukungan ilmiah.
Program dirumuskan melalui kampanye "Selamatkan Terumbu Karang, SeKarang" atau "Kampanye SeKarang" yang dicanangkan langsung oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada tanggal 21 Pebruari 2000.

Mengapa SeKarang?

Karena terumbu karang perlu waktu yang sangat lama untuk tumbuh dan pulih kembali seperti sediakala. Karang bertumbuh dengan sangat lambat. Itupun bila kondisi lingkungan lainnya terpenuhi, seperti antara lain kejernihan air dan kecukupan sinar matahari.

sumber:www.dkp.go.id

Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan oleh Uni Eropa

Rencana Penerapan
Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan
(Catch Certification) oleh Uni Eropa


1. Council Regulation no. 1005/2008 (IUU Regulation) merupakan peraturan dari Komisi Eropa bagi negara-negara anggota Uni Eropa dalam rangka menanggulangi kegiatan “IUU fishing”. Regulasi tidak memuat peraturan atau ketentuan baru tentang pengelolaan dan konservasi sumberdaya perikanan, tetapi merupakan ketentuan atau upaya menegakkan peraturan/ketentuan penanggulangan “IUU Fishing” yang diatur oleh masing-masing negara (termasuk negara pihak ketiga seperti Indonesia) melalui penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan. Regulasi ini menguntungkan dan memperkuat upaya Indonesia dalam memerangi praktek “IUU Fishing”.
2. Mekanisme yang dibangun dalam Regulasi tersebut adalah dengan melarang masuknya produk perikanan yang berasal dari kegiatan “IUU Fishing” ke pasar Uni Eropa. Oleh karena itu setiap produk perikanan yang masuk ke negara anggota UE harus dilengkapi dengan “Catch Certificate” (Bab III Regulasi). Peraturan ini berdampak terhadap negara ketiga seperti Indonesia karena Indonesia adalah negara produsen produk perikanan yang mengekspor dan re-ekspor produknya ke negara anggota UE.
3. Sertifikasi produk perikanan yang diekspor ke UE diwajibkan terhadap semua produk perikanan hasil tangkapan dari perairan laut. Kewajiban ini tidak dikenakan terhadap hasil kegiatan budidaya (air tawar, payau dan laut), produk perikanan air tawar, ikan hias, kekerangan, rumput laut, scallops, oyster dan berbagai jenis ikan (Lampiran I Regulasi).
4. Skema sertifikasi hasil tangkapan mencakup:

 Sertifikasi hasil tangkapan merupakan persyaratan bagi produk perikanan hasil penangkapan dari laut (termasuk produk olahan) yang dapat masuk pasar UE;
 Sertifikat diisi oleh nahkoda kapal ikan dan dilengkapi oleh UPI/eksportir yang telah memiliki “Approval Number” serta diajukan kepada petugas yang ditunjuk otoritas kompoten Indonesia untuk divalidasi (bahwa produk perikanan yang akan diekspor merupakan hasil tangkapan dari kegiatan yang memenuhi ketentuan pengelolaan/konservasi perikanan. (Lampiran II Regulasi);
 Sertifikasi juga berlaku bagi produk olahan ex impor bahan baku yang dire-ekspor ke UE (Lampiran IV Regulasi);
 Ketentuan Regulasi IUU Fishing termasuk Sertifikasi Hasil Tangkapan mulai berlaku tanggal 1 Januari 2010, khusus sertifikasi akan mempertimbangkan waktu transportasi dari Indonesia ke UE dan masa penyimpanan di cold storage sejak didaratkan sampai dikirimkan. Terhadap hal ini otoritas kompeten dapat memberikan keterangan seperlunya.
5. Memperhatikan informasi/data yang diperlukan untuk mengisi/melengkapi sertifikat, sebagian besar data/informasi yang diperlukan sudah tertampung pada log book yang diwajibkan Ditjen Perikanan Tangkap dan Hasil Pemeriksaan Kapal (HPK) yang diwajibkan Ditjen P2SDKP kepada kapal penangkap ikan.
6. Blanko Sertifikasi Hasil Tangkapan yang dipersyaratkan oleh Uni Eropa merupakan blanko standar yang berlaku bagi semua negara yang melakukan perdagangan hasil perikanan dengan Uni Eropa.
7. Sebagaimana usulan Indonesia (DKP) pada pertemuan dengan DG MARE Komisi Eropa pada bulan Desember 2008 dan April 2009 di Brussel, Komisi Eropa menyetujui penyederhanaan sertifikasi bagi kapal-kapal nelayan (usaha penangkapan skala kecil). Ketentuan Komisi Eropa tentang usaha penangkapan skala kecil yang diberlakukan bagi Regulasi ini adalah :
a. Kapal penangkap, ukuran maksimal 12 meter dan tanpa mesin penarik jaring/alat tangkap (thowing gear), atau
b. Kapal penangkap, ukuran maksimal 8 meter menggunakan mesin penarik jaring, atau
c. Kapal penangkap, ukuran lebih kecil/sama dengan 20 GT.
Kapal penangkap skala kecil di atas tidak diwajibkan mengisi sertifikat namun UPI/eksportir memberikan keterangan dalam penerapan yang diperlukan. Penyederhanaan ini akan dituangkan dalam “implementing rules” yang akan dikeluarkan oleh Komisi Eropa pada bulan Juli 2009.
8. Terhadap kapal-kapal penangkap ikan yang dituduh melakukan praktek IUU dan dinotifikasikan Komisi Eropa kepada otoritas kompeten Indonesia namun tidak melakukan langkah-langkah perbaikan, maka kapal tersebut akan masuk “EC IUU vessel list” (Bab V Regulasi). Hasil tangkapan kapal tersebut tidak diperbolehkan masuk pasar UE. Bagi negara-negara eksportir atau produsen yang terus tidak mengindahkan notifikasi Komisi Eropa dan tidak melakukan upaya perbaikan, maka negara tersebut akan masuk daftar “non-cooperating countries”. Bagi negara tersebut, di samping produk hasil perikanan tidak dapat diperdagangkan dengan UE juga dapat berakibat pada dihentikannya kerjasama bidang perikanan antara UE dan negara tersebut (Bab VI Regulasi).
9. Untuk sharing data dan informasi terkait pelaksanaan “Catch Certification” Komisi Eropa membangun “Community Alert System (CAS)” (Bab IV Regulasi). Terkait dengan Sertifikasi Hasil Tangkapan, informasi produk perikanan, kapal penangkapan ikan dan Negara yang bermasalah akan dimuat pada CAS ini.
10. Untuk persiapan penerapan regulasi sertifikat hasil tangkapan dalam rangka penanggulangan “IUU Fishing”, pertemuan dengan MPN, Gappindo, asosiasi usaha penangkapan ikan (ATLI, Astuin, dll), asosiasi pengolahan (APCI) dan beberapa perusahaan kapal ikan telah dilakukan pada bulan Oktober dan November 2008 di Jakarta dan Bali.
11. Sebagai persiapan penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan, direncanakan sosialisasi yang dipusatkan di 4 (empat) tempat yaitu :
a. Jakarta : tanggal 1 Juli 2009 (sudah dilaksanakan)
b. Bali : tanggal 14 Juli 2009 (sudah dilaksanakan)
c. Surabaya : tanggal 16 Juli 2009 (sudah dilaksanakan)
d. Manado : tanggal 22 Juli 2009 (sudah dilaksanakan)
e. Jakarta : tanggal 23 Juli 2009
e. Kota lainnya menyusul
12. Untuk memantapkan persiapan penerapan Sertifikasi, direncanakan workshop Nasional akan dilaksanakan pada :
a. 3 September 2009 :wilayah barat di Jakarta
b. 4 September 2009 :wilayah timur di Bali
c. 5 September 2009 :workshop dengan negara-negara tetangga (Thailand, Filipina,
Malaysia, Singapura, Vietnam, RRC, Jepang, Korea)di Bali Wakil Komisi Eropa akan hadir pada workshop tersebut sebagai narasumber.
13. Peserta sosialisasi/workshop terutama adalah UPI, pengusaha kapal yang memasok ikan ke UPI yang ekspor ke UE, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, asosiasi usaha, Kepala Pelabuhan Perikanan, Pengawas Perikanan, dan instansi terkait.
14. Koordinasi persiapan penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan dilakukan oleh Tim yang keanggotaannya terdiri dari wakil DJP2HP, DJPT, DJP2SDKP dan asosiasi usaha perikanan.
15. Penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan.
16. Informasi lebih lanjut mengenai Council Regulation (EC) No. 1005/2008 dan rencana penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan dapat dilihat pada website DKP dengan cara :
• www.dkp.go.id
• Pilih Program Khusus
• Klik Seafood Indonesia

Jakarta, 22 Juli 2009
Direktorat Pemasaran Luar Negeri
Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan

sumber: www.dkp.go.id

Kamis, 27 Agustus 2009

Lilin harapan

Gan, gw punya cerita nih, cukup mengharukan sekaligus menambah motivasi buat kita nih, terutama buat kalian yang sedang kehilangan arah hidup, so enjoy this!

Ada 4 lilin yang menyala,
Sedikit demi sedikit habis meleleh.

Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka

Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai. Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:”Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.”
“Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga…

Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam.
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”

Lalu ia mengangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:

"Jangan takut,
Janganlah menangis,
selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya"

” Akulah H A R A P A N “

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N.
yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!

3 pulau indonesia dijual lagi???


Indonesia kembali dihebohkan dengan berita mengenai penjualan tiga pulaunya di internet pada situs privateislandsonline.com, ketiga pulau yang dipasang iklannya pada situs tersebut adalah yakni Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui. Ketiga pulau tersebut berada pada kepulauan Mentawai Pulau Makaroni yang memiliki luas 14 hektar dihargau US$ 4 juta, Pulau Silionak yang memiliki luas 24 hektar dibandrol US$ 1,6 juta dan Pulau Kandui yang memiliki luas 26 hektar dihargai US$ 8 juta. Simpang siur mengenai berita ini masih belum jelas, namun banyak para ahli mengatakan bahwa penjualan pulau tidak mungkin terjadi, yang ada hanyalah penjualan HGB (Hak Guna Bangunan). HGB diperbolehkan asalkan penggunaanya untuk keperluan pariwisata dan bukan untuk keperluan yang merugikan atau mengancam kedaulatan Negara seperti pangkalan militer, pembuangan limbah nuklir yang berbahaya, atau digunakan sebagai tempat teroris.
Berdasarkan berita yang dihimpun dari mediaindonesia.com, Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Gamawan Fauzi mengklarifikasi iklan penjualan Pulau Makaroni, Siloinak dan Kandui di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selama ini, Gubernur tidak pernah menandatangani investasi asing di pulau-pulau tersebut. "Bila ada penanaman modal asing (PMA) di pulau-pulau Indonesia, mesti memenuhi enam syarat. Salah satu syarat, mesti ada rekomendasi dari Gubernur. Sampai hari ini saya belum pernah menandatangani surat rekomendasi untuk PMA di Mentawai," katanya kepada Media Indonesia, Rabu (26/8). Ketentuan soal itu, menurutnya, diatur di dalam UU No 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil serta PP Nomor 20 tahun 2008. Makanya, menurut Gamawan, kasus ini masih diklarifikasi hingga tuntas. "Besok Pemprov akan membahas secara lebih mendalam, setelah meminta keterangan dari Pemkab Mentawai. Siang hari akan kita bahas bersama-sama dengan Departemen Kelautan," katanya. Sejauh ini, lanjutnya, berdasar data yang dihimpun, diketahui kawasan yang diiklankan di internet, sebelumnya merupakan tanah ulayat masyarakat. "Warga Indonesia berinisial R kemudian membeli tanah kepada masyarakat. Ia kemudian mengajak warga Prancis berinisial G, untuk kemudian membangun resort," jelasnya. Menurut Gamawan, pihaknya belum tahu, bagaimana bentuk kerja sama antara R dengan G, izin yang mereka gunakan serta persoalan yang terjadi sehingga G memasang iklan tersebut. "Masalah ini jadi serius karena dia memasang iklan seakan-akan menjual pulau," katanya.
Berkaitan dengan hal ini, dalam situs tempointeraktif.com, Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Alex SW Retraubun mengatakan bahwa penjualan pulau tidak mungkin diperbolehkan di Indonesia. "Pulau seberapun besarnya adalah wilayah negara, jika dijual berarti kita menjual wilayah negara," ujarnya, Rabu (26/8). Menurut Alex jika langkah penjualan pulau, meskipun pulai kecil, dibiarkan bisa menciptakan negara dalam negara di NKRI. "Terutama jika yang membeli negara atau orang asing," katanya. Oleh karena itu negara tidak memperbolehkan penjualan pulau dengan alasan apapun. "Kalau disewakan bisa, itupun juga tidak boleh dikuasai secara utuh oleh penyewa dan harus berdasar kebijakan publik negara Indonesia. Berdasarkan ukuran ketiganyaa dalah pulau kecil, dan ini merupakan pembelajaran agar negara tidak menganggap kecil pulau kecil," kata alex. Menurut alex saat ini pihak Departeman Kelautan dan Perikanan sedang melakukan pengecekan apakah benar pulau itu dijual. "Jika memang for sale berarti harus dibatalkan," ujarnya.
Sungguh tragis memang bila hal itu terjadi, bila dicermati kasus ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi, tahun 2007 silam pernah tersiar kabar bahwa P. Panjang dan P.Meriam Besar di Sumbawa, NTB sempat dilego kepada pihak asing. Semua kejadian ini selalu melibatkan pihak ketiga sebagai perantaranya atau brokernya, karena seperti yang kita ketahui dalam perundang-undangan bahwa pihak asing tidak boleh memiliki atau mempunyai harta kekayaan Negara ini. Sudah selayaknya pemerintah lebih memperhatikan keberadaan pulau-pulau kecil yang ada di Negara ini dan diharapkan terutama Departemen Kelautan dan Perikanan Sebagai suatu Departemen yang dipercaya untuk mengelola sumberdaya kelautan di negeri ini, dapat memantau terus keberadaan pulau-pulau terpencil. Sudah cukup dua pulau kita yang diambil oleh Negara tetangga kita sendiri, yaitu P. Sipadan dan P. Ligitan yang kini telah menjadi milik Malaysia dan jangan sampai ada pulau-pulau lain yang hilang.
Tadi pagi saya sempat membaca sebuah artikel berita pada kompas.com yang berisikan bahwa foto google earth yang dapat ungkap keberadaan monster loch ness. Lalu apa kaitannya dengan kedaulatan ini? Dari berita ini kita dapat mengambil sebuah pelajaran, kenapa kita tidak manfaatkan saja teknologi ini untuk memantau aktifitas pulau-pulau terpencil tanpa harus terbang menggunakan helicopter. Tentunya akan lebih efisien bukan??? Kemajuan teknologi satelit seharusnya dapat kita manfaatkan dengan baik dalam menjaga keutuhan Negara ini dan kita harus lebih cerdas dalam menyikapi perkembangan kemajuan era teknologi bila kita tidak ingin tertinggal.

Selasa, 25 Agustus 2009

Maen tebak-tebakan Yuk

wowowow..whats up bro...
lama nih gk mampir ke rumah gw yang satu ini, my beloved aquarium...
kali ini gw belom ada mood ni ngepost yang berhubungan dengan dunia2 perikanan, may be next time gw bakal menuhin isi blog ini dengan dunia perikanan dan kelautan tercinta.
okey, kali ini gw akan ngepost tentang tebak2an, daripada BT di bulan puasa nih, mending kita maen tebak-tebakan aja yuk..
gw sering pake tebak-tebakan ini sama pacar2 gw, atau gak gebetan2 gw..ya biar gak boring lah and gk stuck hubungan lu. Kadang ma temen juga sering gw pake.
ok bro langsung aja ya..

1. lubang, lubang apa yang bikin lu kesel?
lubangun tidur disuruh mandi, ngepel, nyapu..

2. Lubang, lubang apa yang paling enak? jangan ngeres lu..
lubangun tidur udah ada kopi ma pisang goreng di depan mata..

3. masih lubang nih, lubang, lubang apa yang bikin heran?
lubangun tidur tiba2 ada di tengah gurun pasir..

4. Lubang, lubang apa yang bikin lu kaget?
lubangun tidur, tiba2 disamping lu ada dian sastro...haha gk mungkin banget kan???

5. binatang,binatang apa yang paling haram?
babi mengandung anak babi tanpa bapak

6. binatang apa yang paling kecil? tongo atau kutu?
jawabannya bukan tongo, tapi kutu. Kalo tongonya kutuan hayo?

7. Nama asli sapi betina siapa hayo?
"eman", orang2 sering bilang "Eman"sisapi wanita

8. kenapa tukang becak duduknya di belakang penumpang?
kalo kentu biar gk kecium baunya..

9. ayam, ayam apa yang banyak dicari orang?
ayam ilang...

10. kuda, kuda apa yang bikin lu seneng?
kudapat sms dari gw yang baik hati dan tidak sombong

11. daun, daun apa yang bisa punya anak?
Dauna Agnesia

12. Daun, daun apa yang ngeselin?
daunlod Mp3 gak beres beres

13. pekerjaan apa yang paling dibenci allah sama setan?
perkosa istri setan

14.apa gunanya ekor monyet?
buat ngitung lu, satu ekor, dua ekor, tiga ekor..

15. buah, buah apa yang bikin monyet bingung?
duren..tuh kan monyetnya bingung

16. monyet ama kingkong pinteran mana?
gk tau gw, gk pernah sekelas sih, mungkin lu tau..

17. siapa yang paling pinter dari enstein?
orang yang ngilangin bom atom sampai enstein baru nemuinnya

18. siapa pahlawan penemu lampu?
ibu R.A Kartini..habis gelap terbitlah terang

19. Bis apa yang kuat
bis a ade ray,hercules

20. Bis apa yang suka ngegosip
bisik-bisik tetangga

21. Bis apa yang sakit
bis ul di pantat

22.ikan apa yg bikin ngeselin
i kan tv yg kelamaan

23.ikan apa yg suka mencuri
i kan cil.hihiiii....

24. nenek2 apa yang bisa terbang?
jawabannya bukan nenek sihier atau pun nenek lampir, tapi neneknya burung, neneknya nyamuk..hihiii

25. Apa persamaan Pangeran Antasari dengan Cut Nyak Dien?
sama2 gk punya hand phone (garpuh..garing teu puguh)

26.Kenapa cwe2 di indonesia gk suka pake helm?
survey membuktikan 7 dari 10 wanita indonesia lebih suka pake GW daripada helm..hahaha

27.Ayam apa yg ditabrak mobil gak bisa mati?
Ayam panjang umur

28.Tol-tol mana yang kagak bayar?
Tolol..gitu aja di pikirin

29.Kecil, item, dipencet nendang?
Tahi lalat di idung komandan Kamra

30.Apa bedanya pemurung dengan pemulung?
Pemurung tidak pernah merasa gembira, sedangkan pemulung tidak pelnah melasa gembila


31.Nenek apa yang bisa terbang?
Neneknya nyamuk, neneknya lalat, neneknya burung...

32.Apa bukti kalo wortel baik untuk kesehatan mata?
Pernah lihat kelinci pake kacamata?

33.Kenapa ular nggak dikasih kaki?
Coba aja ular elo kasih kaki, pasti kaki elo digigit

34.Majalah apa yang paling mahal?
Bobo ama Gadis

35.Apa bedanya lebah dengan cowok?
Kalo' disengat lebah, seminggu baru sembuh.
Kalo' disengat cowok, 9 bulan 10 hari baru sembuh

36.Mobil apa yang ada di atas pohon?
Mobil-ang daun, mobil-ang ranting, mobil-ang dahan, terserah

37. Apa beda kawin sama nikah?

- Kalo Nikah NEKEN (Tanda tangan)
- Kalo kawin neken (annunnya)

38. bego mana batman sama superman?
batman lah, udah tau gk bisa terbang, masih pake sayap

39. kenapa batman pake topeng?
malu celana dalamnya keliatan

40.kenapa david beckham seneng pake nomor 7?
kalo pake 36D kegedean..

41. jus apa yang turun dari langit?
sal..Jus..

42. kenapa katak kalo ngelewatin rel kereta api mesti loncat?
karena kalo muter kejauhan

43. kenapa bebek jalannya belok kiri terus?
karena bebeknya dikunci stang..

44. Knp meja bagian bwh sll kasar ?
hmmm...buat nempelin upil kali yaa...

45. Ada seekor Kepiting menghadap ke laut lepas...
Jarak antara kepiting dgn air laut hanya 10 meter...
lalu kepiting mulai berjalan...
jika kecepatan kepiting adlh 1 km/jam...
Kapankah Kepiting itu sampai ke laut ?
Ini jawabanya :
gak bakalan nyampe.. setau saya kepiting jalan-nya ke samping gak ke depan..

46.Siapa bapaknya robocop?
ROBOKAP


47. Klub sepak bola apa yang isinya ustadz semua?
M.U ... MAJELIS ULAMA...

48. Fisikawan terkenal dari Batak?
SIR ISAAC NASUTION

49.Band yang sering error?
ERRORSMITH

50.Penyanyi rock dunia yang tewas bunuh diri?
CUT COBAIN

51.Teroris yang mengidolakan boyband asal Taiwan?
NOORDIN M TSE


52.Teroris yang lemot, gaptek, dan ketinggalan jaman?
NOORDIN MS DOS

53.Siapa teroris yang paling bertenaga?
NOORDIN M 150 (BISA!!!)

54. Band apa yang bisa nampung pipisnya bayi?
RED HOT CHILI PAMPERS

55.Apa persamaannya batu dengan buta?
Sama-sama tidak baik untuk mata.

56. Kuman apa yang dipatuhi teman-temannya?
Kumandan upacara

57.Kenapa Amrik bisa maju?
Karena disana, anak umur 5 tahun saja sudah bisa bahasa inggris.

58. Kenapa kecantikan lebih penting bagi seorang perempuan ketimbang
kepintaran?
Sebab lelaki yang bodoh jumlahnya lebih banyak dibandingkan lelaki
yang buta.

dah dulu ah..ada kerjaan dulu nih..
hihiii..

Jumat, 31 Juli 2009

kenapa cewe kalo foto selalu ambil angle dari atas?


ehm, gw sering liat foto2 ladies and gurls, ko mereka lebih seneng ambil angle dari atas ya, gw coba cari tau lewat facebook dan hasilnya gw taro di status gw, ehmmm lumayan banyak comment nya, ya lu liat aja Gan sendiri alasan2 para cewe and cowo yang ikut2an comment juga nih:

NIH STATUS GW DI FACEBOOK:
Angga Nugraha Ehmmm...kenapa cewe kalo Foto selalu mengambil angle dari atas??? could you give me a reason gurls...????
July 23 at 8:54am · Comment · Like

NIH COMMENTNYA:
Gomeh Abdurrahmansyah Karna ga ngambil dr bwah.
July 23 at 8:57am · Delete

Nani Suryaningsih kok bener yah omangan lu...
tapi gw ga ngerti tuh alasannya
kayaknya angle narzisnya disitu deh
July 23 at 8:58am · Delete

Egie Yolanda Valeyska Kalo gue engga tuuuhh ! ☺
July 23 at 8:58am · Delete

Derra Christanti mang co gag prnah ngmbl dr atas ?
July 23 at 8:59am · Delete

Angga Nugraha @gomeh:jawaban yang cerdas sekali saudara gomeh..gw jadi inget pertanyaan pak mul tentang Bagan, "kenapa bagan apung lebih murah daripada bagan tancap? karena bagan tancap lebih mahal.."

@egi: tapi lu lebih suka ambil angle dari atas kan?tanpa lu sadari, klo foto2 bareng temen atau narsis2an pasti ambil angle dari atas..ya tapi gak semua juga, kebanyaakan gitu.

@nani: gw kan pengamat wanita..hehehe
@dera: soalnya para cowo gk punya kamera..hahaha
July 23 at 9:04am · Delete

Agustin Ross Pengamat wanita???
Najis bahasa lu...
July 23 at 9:13am · Delete

Intan Dezzty bdw..smua ftu ntan kebanyakan gtu ngga!!hehe..
July 23 at 9:16am · Delete

Deni Subhan Ekaputra karena secara teknik fotografi bla bla bla dan secara perhitungan sudut jatuhnya cahaya bla bla bla sehingga apabila ditmukan suatu sudut yang bla bla bla maka akan didapatkan suatu hasil gambar yang bla bla bla.. gimana ngeh? memuaskan gak penjelasan gua?
July 23 at 9:22am · Delete

Muhammad Rifki RoshanCw2 ntu ga pernah nonton fashion tv bro..see F Photo deh, cw2 cuantik d situ jarang n ga pernah malah d poto dr atas..karna dr angel manapun mereka PD bhw mreka cantik plus pakeanny yg keren..
Heuheu..
July 23 at 9:28am · Delete

Deni Subhan Ekaputra dengan kata lain saudara komet mencoba mengatakan bahwa...
July 23 at 9:30am · Delete

Firman SantosoYg bener adalah biar keliatan payudarany...
July 23 at 9:31am · Delete

Muhammad Rifki Roshan Heuheu..
Gw ga bilang ya den..
July 23 at 9:33am · Delete

Deni Subhan Ekaputra huahahaha... plet plet.. gua gak ikutan ya..
July 23 at 9:39am · Delete

Esha Pratita Kusuma Dennora Sya klo fto drmna aja tuh , mlah ga ska dr atas haha enkan dpan muka . Klo dr atas yg jlek bsa kliatan cntik haha
klo dr dpan jlek nya kliatan bgt ..
July 23 at 11:11am · Delete

Angga Nugraha@titin: baru tau ya, gw sedang meriset tentng cwee nih buat tesis S2 gw..hahaha
@intan: nah itu dia ntan, why? explain your reason please..

@deni: jawaban anda lumayan lebih baik bila dibanding saudara gomeh yg gak reasonable, tapi bila dikaitkan dengan momentum dan teori relativitas enstein, ternyata blaabla..dan hasilnya jika menggunakan teori newton, blaabla..maka oleh karena dari itu sebagaimana demikian ya hasilnya demikian.teori relativitas enstein lah yang benar, bahwa semua wanita tidak sama..

@Komet: yoi bro, seperti yang enstein kemukakan lah...btw ges cageur can maneh??

@oplet: jawaaban anda betul juga bila dilihat dari segi "anu"nya..tapi kapan anda traktiran ya???

@esha: anda mungkin salah satu orang yang termasuk dalam teori relativitas enstein yang saya sebutkan..hehe.

capek saya ngetiknya..udah dulu ah, ada komen lagi???silahkan..mumpung gratis..!!!
July 23 at 12:45pm · Delete

HAHA..KOCAK JUGA YA ALASAN MEREKA WALAUPUN GAK PADA NYAMBUNG...
THANKS GAN!!!!

Rabu, 01 Juli 2009

Bahasa Arab dan Kambing

duh udah lama yah gw gak ngepost di rumah gw yang satu ini...
ok kali ini gw gak akan ngepost hal2 yang berat mengenai dunia perikanan dan kelautan kita, maupun info2 lainnya yang gw suka baik itu komputer, teknologi ataupun apalah. ya emang pada awalnya gw pengen buat ni Blog khusus buat nge post tulisan2 tentang dunia Perikanan dan Kelautan aja, tapi gw pikir-pikir kaku banget yah klo isinya cuma gitu aja, dan itu gak sesuai dengan karatkter gw yang fleksibel, ceria and Fun.

kali ini gw punya cerita lucu nih, judulnya "bahasa arab dan kambing"

alkisah di ceritakan bahwa pada suatu ketika seorang pemuda bernama Memed (pake "d" ya..inget..bukan pake "k" klo pake "K" jadinya ...??? ya KeKed lah..ngeres aja luh!) sedang mengikuti shalat berjamaah di kampung orang karena dia sedang dalam perjalan menuju negara Beling..

memed biasa shalat Jumat di kampungnya dan duduk pada barisan paling depan layaknya para ustadz dan tokoh2 masarakat. dikampung asalnya, ketika khotbah khotibnya pake Bahasa Suna (dasar orang Sunda nih yang nulis, gak bisa nyebut "d"..hehehe).

Di kampung orang dia duduk paling depan juga dan di sebelahnya ada seorang kakek tua yang lengkap dengan sorban, peci putih dan baju jubah putih, serba putih lah semuanya(nb :orang sering nyebutnya baju gamis: sejenis baju terusan gitu yang biasa dipake orang2 arab, tau kan? klo gak tau lu pergi ke arab dulu dah sana..) dan tampilannya udah seperti seorang kyiai senior di kampung tersebut.

ketika Sang khotib naek ke mimbar dan membacakan khotbah, dia sedikit kebingungan karena si khotib ceramahnya pake Bahasa Arab bukan pake bahasa Suna (Sunda) seperti yang biasa di dengar di kampungnya itu..
dan yang lebih dia heran lagi adalah dia melihat si Kakek yang duduk di sebelahnya itu menangis terisak-isak sampai tersedu-sedu seperti seorang cowo yang diputusin kekasih pujaan hatinya..(haha..lebay euy!)

dalam hatinya memed berkata, "wah si kakek ini hebat ya bisa ngerti apa yang di sampaikan oleh si khotib dalam ceramahnya itu..salut gw, gw aja kagak ngarti bahasa arab apalagi bahasa ingris"

dalam hatinya timbul rasa penasaran tentang apa sih yang sebenarnya di sampaikan oleh si khotib yang berjenggiot panjang itu sehingga menyentuh hatinya si kakek sampai mengucurkan aer mata..

karena dalam aturan agama islam, bahwa ketika khotib sudah naek ke mimbar, maka para jamaah dilarang berbicara atau ngobrol sepatah kata pun. Maka dia simpan rasa penasarnnya itu hingga shalat Jumat selesai...

Ketika Shalat Jumat selesai, tanpa pikir panjang dia langsung bertanya kepada si kakek tentang rasa penasarannya yang dia pendam selama shalat jumat tadi..

Memed : "wah kakek hebat yah, bisa ngerti apa yang di sampaikan oleh si Khotib dalam ceramah tadi, sampai2 kakek menangis tersedu-sedu gitu...emang apa sih Kek yang disampaikan si khotib tadi ketika ceramah? saya gak ngerti bahasa arab soalnya kek.."

kakek : " Kakek Juga Gak tau Bro..." (dengan logat kakek2 yang udah tua gitu ngomongnya tapi gaul juga tuh kakek)

Memed : (keheranan gitu..), "trus tadi pas khotib ceramah, kakek kenapa menangis?"

Kakek : " Kakek inget ama Kambing kakek yang mati beberapa hari yang lalu bro, tuh jenggot khotib mirip banget sama jenggotnya kambing kakek..Gitu ceritanya Gan!"

Memed : ????##@@@##$$^&*

Selasa, 09 Juni 2009

Klasifikasi Kapal Perikanan

Kapal perikanan merupakan bagian dari armada penangkapan yang terdiri dari nelayan, alat tangkap dan kapal itu sendiri.pengertian kapal perikanan sendiri menurut UU No. 31 tahun 2004 tentang perikanan adalah kapal, perahu, atau alat apung lain yang dipergunakan untuk melakukan penangkapan ikan, mendukung operasi penangkapan ikan, pembudidayaan ikan, pengangkutan ikan, pengolahan ikan, pelatihan perikanan dan penelitian/eksplorasi perikanan.
Kapal perikanan secara garis besar terdiri dari 3 kategori, yakni perahu tanpa motor, perahu motor tempel dan kapal motor.
1. Perahu tanpa motor, terdiri dari Jukung, perahu papan kecil, perahu papan sedang dan perahu papan besar.
2. Perahu motor tempel adalah perahu yang menggunakan motor/mesin tempel sebagai tenaga penggerak yang diletakkan di sisi kiri dan kanan badan kapal atau di buritan kapal.
3. kapal motor adalah kapal yang menggunakan tenaga mesin dalam sebagai penggerak utamanya. kategori untuk kapal motor terdiri dari : KM<5 GT, KM 5-10 GT, KM 10-20 GT, KM 20-30 GT, KM 30-50 GT, KM 50-100 GT, KM 100-200 GT, KM>200 GT.

Selasa, 21 April 2009

Mengubah Paradigma dan Pola Pikir Nelayan

Dunia perikanan tangkap erat hubungannya dengan musim penangkapan. Dalam satu tahun penuh, hanya sepuluh bulan yang kurang lebih efektif untuk melaut bagi nelayan itu pun tidak selalu mendapatkan hasil tangkapan yang optimal. Sisanya, dua bulan merupakan musim paceklik yang merupakan kendala bagi nelayan yang sudah menjadi hal yang lumrah setiap tahunnya. Dari hal tersebut, seharusnya nelayan harus belajar dari pengalaman kejadian yang dapat dikatakan merupakan hal yang periodik terjadi setiap tahunnya.
Sebenarnya nelayan merupakan orang yang memiliki semangat juang yang keras dalam mempertahankan hidup, penuh tanggung jawab dan berani menghadapi tantangan. Setiap hari mereka pergi melaut menggunakan perahu kecil mereka dan tak tahu apa yang akan dihadapinya di laut lepas nanti. Mereka mempertaruhkan nyawa demi mendapatkan ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang kian hari kian tak terjangkau oleh mereka. Sungguh tragis nasib mereka bila kita melihat atau berkunjung ke pemukiman nelayan yang berada di sekitar pantai, dan biasanya tak jauh dari letak dermaga dimana mereka menambatkan kapalnya. Kotor, kumuh dan miskin serta tertinggal sepertinya sudah menjadi citra bagi masyarakat nelayan Indonesia. Bila kita bercermin kepada negara yang sudah maju seperti Jepang dan Amerika, profesi nelayan merupakan suatu profesi yang digeluti secara profesional layaknya profesi-profesi lain yang tak kalah gengsinya dan sudah dapat memberikan penghidupan yang layak bagi mereka dan masa depan anak-anak mereka.
Jikalau demikian siapakah yang patut disalahkan? Nelayankah? Pemerintahkah? Ataukah para elit politisi? Adakah jawaban untuk pertanyaan itu? Tak ada yang patut disalahkan, tapi seharusnya yang kita pikirkan bukan menyalahkan siapa dan apa yang bersalah melainkan kita harus bertanya bagaimana mengubah kondisi itu semua? Bila kita telaah lebih jauh dari sudut pandang perilaku nelayan yang notabene katanya sering menghambur-hamburkan uang ketika musim panen dan terjerat hutang kepada pengijon ketika musim paceklik, ada yang perlu dirubah dalam pola pikir nelayan dalam mengatur posisi keuangan mereka. Pengubahan paradigma dan pola pikir mereka itulah yang memerlukan usaha lebih keras karena saya yakin tak semudah membalikkan telapak tangan atau merobek secarik kertas lalu membakarnya.
Pengubahan pola pikir ini mungkin memerlukan waktu yang cukup lama dan partisipasi dari berbagai aspek lapisan sosial masyarakat, namun inilah suatu cara yang efektif dalam mengubah kondisi nelayan saat ini. Nelayan harus mampu mengelola keuangannya dan memiliki pandangan yang jauh untuk masa depan mereka dan anak-anak mereka nantinya. Bila dalam benak mereka sudah dipikirkan bagaimana saya harus menghadapi musim paceklik nanti, berapa uang yang harus saya sisihkan untuk menghadapi musim paceklik, kemudian berapa uang yang harus saya simpan untuk kebutuhan pendidikan anak-anak saya??? Itu merupakan segelintir saja asumsi bagaimana mengelola keuangan mereka. Pengenalan lembaga keuangan kepada nelayan sangatlah penting, namun kebanyakan nelayan sangat takut untuk berhubungan dengan lembaga keuangan. Kenyataannya mereka lebih senang meminjam uang kepada bakul atau pengijon. Mereka merasa lebih aman dan bersifat kekeluargaan bila mereka meminjam kepada bakul atau pengijon, mereka tidak perlu takut rumah mereka digusur atau kapal mereka disita. Lain halnya bila mereka meminjam kepada lembaga keuangan seperti bank, mereka merasa takut jika tidak mampu membayar hutangnya rumah mereka akan tergusur atau kapal mereka akan disita.
Pemikiran itulah yang membuat mereka selalu tak bisa mandiri, mereka lebih senang jika menerima bantuan sosial dari pemerintah ketika musim paceklik ketimbang menabung ketika musim panen. Hal itu juga yang membuat nelayan tidak mandiri dan menjadi manja. Bantuan pemerintah seharusnya bisa diberikan dalam bentuk lain yang lebih membina mental mereka dalam mengelola keuangannya. Tidak ada ruginya kehilangan uang lebih besar untuk mengubah pola pikir mereka karena nelayan akan belajar bagaimana mengelola keuangan mereka dibandingkan memberikan bantuan tunai atau dalam bentuk sembako ketika musim paceklik.
Sebagai orang perikanan sudah seyogyanya kita berusaha untuk membantu kaum nelayan yang lemah dalam keuangannya bukan lemah dalam mental ataupun sikapnya. Sudah sepatutnyalah nelayan kita menikmati hasil lautnya dengan tenang dan menikmati pembangunan ini untuk masa depan yang lebih cerah.

Senin, 20 April 2009

welcome to my aquarium

alhamdulillah..
puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, berkat rahmatnya blog saya yang ketiga ini yang rencananya mau diiisi oleh tulisan2 saya mengenai perikanan dan laut kita yang tercinta.
semoga blog ini dapat menjadi curahan inspirasi saya dalam menuangkan gagasan2 cemerlang saya dalam dunia kelautan dan perikanan.
aminnnnnn...